Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Bupati Malaka Minta Masyarakat Jangan Panik dan Hindari Hoax Tentang Corona
KESEHATAN

Bupati Malaka Minta Masyarakat Jangan Panik dan Hindari Hoax Tentang Corona

By Redaksi3 Maret 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT-Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo, kemarin (02/03/2020) secara resmi mengumumkan dua orang warga negara Indonesia yang positif corona.

Hal inipun menjadi perbincangan serius di media sosial (medsos). Mulai dari mendoakan kesembuhan pasien hingga curahan ketakutan.

Sementara, hari ini, Selasa (03/03/2020) di NTT masyarakat diresahkan dengan adanya kabar yang belum dipastikan kebenarannya, tentang adanya pasien terindikasi covid-19 di RSUD WZ Prof. Dr. WZ Johannes Kupang yang kemudian viral di medsos.

Menanggapi hal itu, Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran mengimbau kepada masyarakatnya agar tidak mudah tertipu dengan berita atau informasi palsu yang kebenarannya diragukan alias Hoax.

Baca Juga: Beredar Informasi 2 Pasien Terindikasi Corona di RSUD WZ Johannes Kupang, Begini Penjelasan Direktur

Namun sebagai langkah antisipatif, mantan Kadis Kesehatan Provinsi NTT itu menyampaikan agar tetap waspada.

Ia juga menegaskan agar masyarakat menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar.

“Jaga kebersihan diri, keluarga, lingkungan dengan menerapkan pola hidup bersih dan Sehat. Bila sakit flu disertai dengan batuk dan demam segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan serta berusaha untuk tidak berada di banyak orang seperti pasar, pesta dan lain-lain,” imbau SBS.

“Beristirahat dan makan yang teratur serta banyak minum air putih. Hindari bila bertemu keluarga atau teman untuk tidak berciuman, tidak berjabat tangan, cukup beri salam saja dengan gerakan tangan atau gerakan badan saja,” lanjut Bupati Malaka kepada VoxNtt.com lewat pesan WhatsApp, Selasa (03/03/2020) malam.

Baca Juga: Corona Kian Meresahkan Warga, Wagub NTT: Corona Ini Kan Flu Biasa

Kendati demikian, Ia menekankan agar masyarakat tidak perlu panik dan harus tetap beraktivitas seperti biasa.

Dia juga menyarankan agar setiap informasi disaring terlebih dahulu sebelum disharing, sehingga masyarakat tidak menjadi penyebar ataupun terpengaruh hoax.

“Masyarakat tidak perlu panik dan terpengaruh dengan berita hoax yang meresahkan. Selalu Cuci tangan sebelum dan sesudah makan. Kepada masyarakat agar lakukan aktivitas seperti biasa tanpa ada ketakutan berlebihan yang mempengaruhi dinamika kehidupan sehari-hari,” imbuhnya.

Kepada media ini, bupati yang akrab dengan sapaan SBS ini juga memberitahukan bahwa di wilayah perbatasan dengan Timor Leste sudah ada prosedur yang ditetapkan untuk memeriksa para pelintas batas, baik dari Indonesia ke luar maupun dari luar ke Indonesia.

“Sedangkan di daerah perbatasan sudah ada prosedur tetap yang harus dilakukan oleh petugas Kesehatan bagi pelintas negara, baik itu masuk ke Negara Kesatuan Republik Indonesia, maupun keluar dari Indonesia,” ujarnya.

Penulis: Frido Umrisu Raebesi

Editor: Boni J

Malaka Stef Bria Seran Virus Corona
Previous ArticleVideo: Intip Persiapan Angel Putri NTT Menuju Ajang Putri Indonesia 2020
Next Article Polres Malaka Akan Tempatkan Personel di Setiap TPS Saat Pilkada

Related Posts

Keluarga Selviana Tijung Adukan Kematian Ibu Hamil ke DPRD Manggarai Timur

6 September 2026

Kasus Kematian Bumil Korban Gempa di Matim, Aktivis Desak Copot Dirut RSUD Borong

4 September 2026

RSUD Borong Klaim Ibu Hamil Minta Maaf ke Nakes, Suami: Itu Omong Kosong

3 September 2026
Terkini

KPAI Soroti Dugaan Kekerasan Seksual terhadap 13 Anak SD di Sumba Barat

14 September 2026

Ketika Manusia Menghapus Wajah Sesamanya

13 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.