Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Kasus DBD di Ende Terus Bertambah, DPRD: Harus Cepat Eliminasi
KESEHATAN

Kasus DBD di Ende Terus Bertambah, DPRD: Harus Cepat Eliminasi

By Redaksi5 Maret 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua Komisi 3 DPRD Ende Vinsen Sangu dalam acara HKN di Kampus Akper Ende beberapa waktu lalu (Foto: Copy Right)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-DPRD Ende menyarankan kepada pemerintah untuk secepatnya mengeliminasi kasus demam berdarah dengue (DBD).

Hal ini ditegaskan DPRD berdasarkan laporan pemerintah atas kasus DBD yang terus bertambah setiap hari.

“Bagi kami bukan sekadar menjawab penurunan tren peningkatan tapi mesti secepatnya kasus ini tereliminasi,” ucap Ketua Komisi 3 DPRD Ende, Vinsen Sangu usai rapat bersama Dinas Kesehatan Ende, Kamis (05/03/2020).

Pengalaman kejadian luar biasa (KLB) di Kabupaten Sikka, tegas Vinsen, mesti menjadi referensi atau rujukan bagi pemda Ende dalam upaya panangganan wabah DBD.

Misalnya, 5 kasus dari total 70 kasus yang dilaporkan pemerintah per 5 Maret 2020, sudah secepatnya melakukan gerakan fogging.

“Ini kan terus bertambah laporan kasus setiap hari. Kemarin 64 dan naik menjadi 70 kasus per hari ini. Kita belum tahu bisa saja naik terus sampai siklus DBD berakhir nanti,” katanya.

“Maka kita tegaskan yang tersisa lima kasus hari ini segeralah fogging. Dan gerakan ini harus tetap siap sedia di masyarakat agar segeralah eliminasi kasus DBD,” tutur Vinsen.

Ia kembali menegaskan bahwa petugas dan perlengkapan kesehatan mesti tetap sedia di pustu, puskesmas hingga rumah sakit.

Selain itu, pemerintah diharapkan berkoordinasi dengan pemerintah tingkat bawah hingga masyarakat untuk bersama-sama menanggulangi wabah DBD.

“Ini harus berkoordinasi, tidak bisa bekerja sendiri. Semua elemen memang harus bergerak untuk membasmi wabah ini,” tutur dia.

Kepala Dinas Kesehatan Ende, dr. Muna Fatma kembali melaporkan bahwa kasus DBD bertambah hingga 70 kasus per hari ini.

Ia menyatakan, petugas telah melakukan pendataan serta surveillance asal mula nyamuk yang membawa virus dengue penyebab penyakit demam berdarah yang menyerang pada pasien.

“Ya, kami tentu mencari tahu pasien terserang DBD ini di mana, nyamuk gigit di mana. Surveillance ini penting agar kita lakukan fogging sejak awal terjadi hingga keberadaan pasien saat ini,” terang Fatma.

Ia menyatakan, pemerintah saat ini telah bekerja lintas wilayah untuk membasmi wabah DBD, termasuk Kabupaten Sikka.

“Jadi, kita dengan petugas di Maumere saling koordinasi. Ya, sudah bekerja lintas wilayah untuk basmi DBD,” katanya.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

DBD DBD Ende Dinkes Ende DPRD Ende Ende
Previous ArticleIni Penjelasan dokter Tentang Proses Penularan dan Pencegahan Corona
Next Article Bupati Dula Kembali Dipanggil Polisi

Related Posts

Kompak Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Dugaan Korupsi Rp49,8 Miliar di Ende

8 Juli 2026

Kasus Kekerasan Anak di Manggarai Timur Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Kanal “Pro-Puan Matim”

20 Mei 2026

PPK Sebut Plafon Ambruk di Puskesmas Narang Tidak Masuk Pengerjaan Rehabilitasi

16 Mei 2026
Terkini

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.