Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Update Kasus DBD di Ende, 88 Positif, 1 Meninggal Dunia
KESEHATAN

Update Kasus DBD di Ende, 88 Positif, 1 Meninggal Dunia

By Redaksi12 Maret 20201 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Dinas Kesehatan Ende dr. Muna Fatma sedang menjelaskan tentang standar WHO dalam penanganan virus corona (Foto: Ian Bala/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Dinas Kesehatan Kabupaten Ende merilis jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) sejak Januari 2020. Per 10 Maret, tercatat, ada 88 kasus yang positif demam berdarah.

Kepala Dinas Kesehatan Ende dr. Muna Fatma menyebutkan dari jumlah kasus tersebut dipastikan satu orang telah meninggal dunia. Seorang warga itu berstatus anak-anak usia 8 tahun.

“Satu orang telah meninggal dunia. Iya, satu yang meninggal itu dari Nabe, Kecamatan Maukaro,” kata Fatma saat ditanya VoxNtt.com, Kamis (12/03/2020) siang.

Ia menambahkan, petugas akan turun ke Nabe untuk melakukan fogging di wilayah setempat. Hal itu untuk mengantisipasi beberapa warga yang masih belum positif DBD (suspect).

“Kita belum dapat data dukungan dari hasil laboratorium terhadap beberapa yang suspect. Tapi mereka telah dibawakan ke Puskesmas Maukaro,” katanya.

Meski pemerintah terus mengambil tindakan, Kadis Muna berpesan agar masyarakat juga turut memberantas jentik-jentik nyamuk dengan membersihkan lingkungan dan memperhatikan sarang-sarang nyamuk.

Hal ini ditegaskan untuk menekan angka kasus demam berdarah di Kabupaten Ende.

“Jadi, ini adalah tugas kita semua untuk bersama-sama berantas sarang nyamuk,” tutur Muna.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

DBD DBD Ende Ende
Previous ArticleIni Rencana Perbaikan Lapen di Rahong Utara pada Tahun 2020
Next Article Partai Demokrat Belum Tentukan Arah Dukungan untuk Pilkada Manggarai

Related Posts

Kasus Kekerasan Anak di Manggarai Timur Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Kanal “Pro-Puan Matim”

20 Mei 2026

PPK Sebut Plafon Ambruk di Puskesmas Narang Tidak Masuk Pengerjaan Rehabilitasi

16 Mei 2026

Plafon Puskesmas Narang Ambruk Saat Pelayanan, Petugas Soroti Proyek Rehabilitasi

15 Mei 2026
Terkini

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.