Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Cegah Virus Corona, Unika Ruteng Diliburkan Selama Dua Pekan
KESEHATAN

Cegah Virus Corona, Unika Ruteng Diliburkan Selama Dua Pekan

By Redaksi16 Maret 20203 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Salah satu gedung Unika Ruteng (Foto: Facebook Unika Santu Paulus Ruteng)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Aktivitas Universitas Katolik Indonesia (Unika) Santu Paulus Ruteng terpaksa diliburkan untuk mencegahkan penyebaran virus corona atau Covid-19.

Liburan selama dua pekan ke depan tersebut tertuang dalam instruksi Rektor Unika Ruteng, Dr. Yohanes Servatius Boy Lon, nomor: 1 Tahun 2020.

Dalam rilis yang diterima VoxNtt.com, Senin (16/03/2020) sore, pastor John menjelaskan, instruksi libur tersebut sebagai tindak lanjut Surat Edaran Menteri Kesehatan RI Nomor: Hk.02.01/Menkes/199/2020, tanggal 12 Maret 2020 Tentang Komunikasi Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Kemudian, berdasarkan Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor: 3 Tahun 2020, tanggal 9 Maret 2020 tentang Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease (Covid- 19) pada Satuan Pendidikan. Dan, Keputusan Senat Dosen Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng tanggal 16 Maret 2020, serta memperhatikan situasi dan kondisi yang berkembang di masyarakat.

Surat instruksi tersebut ditujukan kepada para Wakil Rektor, para Dekan, para Ketua Program Studi, para Pimpinan Unit, para Dosen, para Tenaga Kependidikan, para Karyawan, dan para Mahasiswa Unika Ruteng.

Dalam instruksinya, Pastor John meminta perkuliahan tatap muka di kampus/kelas ditiadakan selama 2 (dua) minggu mulai tanggal 19 Maret sampai dengan 3 April 2020.

Selama masa ini, jelas dia, perkuliahan tatap muka digantikan dengan pemberian tugas untuk dikerjakan di rumah (take home course).

Pemberian tugas dari dosen kepada mahasiswa dilaksanakan pada Senin – Rabu, 16 – 18 Maret 2019 dalam koordinasi atau pemantauan ketua program studi (keprodi) masing-masing.

Selain itu, kuliah praktikum, magang, katakese, PkM, dan kegiatan lain di luar kampus ditangguhkan selama 2 (dua) minggu ini atau sampai ada pemberitahuan selanjutnya

Pastor juga menginstruksikan, layanan akademik dan nonakademik di kampus ditiadakan selama 2 (dua) minggu ke depan atau sampai ada pemberitahuan selanjutnya.

Selama masa ini, para dosen, pegawai, mahasiswa tidak diperkenankan melakukan layanan/aktivitas yang melibatkan interaksi banyak orang di lingkungan kampus.

Kemudian, kata Pastor John, pelaksanaan bimbingan tugas akhir (skripsi) diatur lebih lanjut oleh keprodi masing-masing.

Tak hanya itu, para Dosen, Pegawai, dan Mahasiswa dilarang berpergian ke luar kota/daerah selama 2 (dua) minggu ini atau sampai ada pemberitahuan selanjutnya.

Selama masa 2 (dua) minggu ini juga, para dosen dan pegawai diwajibkan untuk melaporkan keberadaanya melalui aplikasi share location kepada masing-masing pimpinan prodi/unit pada setiap hari kerja yaitu pada pagi hari (pukul 07.00 Wita) dan siang hari (pukul 14.00 Wita)

Selanjutnya, pelayanan campus ministry dan atau misa kampus, serta kegiatan kemahasiswaan lain ditiadakan selama 2 (dua) minggu ke depan atau sampai ada pemberitahuan selanjutnya.

Pastor John menambahkan, pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) atau Asistensi Paskah tahun ini dibatalkan.

Semua bentuk latihan kor/acara untuk mempersiapkan PkM/Asistensi Paskah di dalam atau di luar kampus ditiadakan. Lembaga akan mengeluarkan surat resmi kepada semua Stasi dan Paroki yang direncanakan menjadi lokasi PkM/Asistensi Paskah perihal pembatalan ini.

Semua civitas akademika diimbau Pastor John untuk menjaga kondisi kesehatan dan membatasi aktivitas serta interaksi dengan banyak orang di luar rumah.

KR: L. Jehatu
Editor: Ardy Abba

Kabupaten Manggarai UNIKA Santu Paulus Ruteng Virus Corona
Previous ArticleUskup Silvester San Minta Masyarakat Ruteng Jangan Panik dengan Virus Corona
Next Article Diduga Merusak Rumah Warga, Kades di NTT Ini Jadi Tahanan Kejaksaan

Related Posts

Maju Pilkades Loce, Wilibrodus Rian Usung Penguatan Pertanian hingga Wisata Budaya

1 Juni 2026

Mobil Avanza Tabrak Rumah di Cibal, Empat Warga Luka-Luka

30 Mei 2026

Petani Desa Meler Sukses Budidayakan Bawang Merah di Daerah Dingin

29 Mei 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.