Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Antisipasi Virus Corona, Pemdes Kerirea Tutup Akses Keluar Masuk Desa
KESEHATAN

Antisipasi Virus Corona, Pemdes Kerirea Tutup Akses Keluar Masuk Desa

By Redaksi21 Maret 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pemdes Kerirea dan Kadis PMD Ende Albert Yani dalam acara sosialisasi pilkades serentak gelombang ketiga (Foto: dok. Pemdes Kerirea)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Pemerintah Desa Kerirea berinisiatif menutup akses keluar masuk ke wilayah setempat mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

Keputusan ini diambil saat rapat koordinasi tingkat desa dan kegiatan sosialisasi Pilkades serentak gelombang ketiga di Desa Kerirea, Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende, Jumat (20/03/2020).

Rapat yang dihadiri Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Albert Yani dan Pelaksana Harian (Plh) Desa Kerirea Vitalis Era serta masyarakat bersepakat membatasi orang keluar masuk ke desa.

“Ini hanya untuk sementara waktu saja. Kesepakatan bersama ini akan dicabut sewaktu-waktu jika kondisi sudah benar aman,” ujar Ambon Karo, Mantan Kades Kerirea, Sabtu pagi.

Ia menuturkan, kesepakatan tersebut muncul menyusul adanya instruksi pemerintah terkait pemberhentian sementara proses belajar mengajar di sekolah.

Dengan itu, maka pemerintah desa bersama masyarakat bersepakat untuk beraktivitas di rumah.

“Masyarakat yang hendak ke pasar hanya untuk kebutuhan yang benar-benar mendesak. Tapi diminta untuk berhati-hati dan selalu ikut aturan yang diterapkan pemerintah,” tutur Ambon.

Sementara terhadap warga lain diharapkan tetap beraktivitas di rumah atau di kebun seperti biasa.

Mantan Kades Kerirea Ambon Karo (Foto: Copy Rigth)

“Kita tetap monitor juga warga luar yang datang. Kita sampaikan secara terbuka bahwa kampung kita lagi karantina,” jelas dia.

“Sampai saat ini memang belum ada keluhan masyarakat terhadap gejala yang menjurus ke sana (corona). Kondisi masih aman dan kita tetap waspada saja,” sambung Ambon.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende Virus Corona
Previous ArticleSaat Naik Angkot, ke Area Publik dan Acara Besar, Ikuti Protokol Berikut
Next Article Mulai Esok, Taman Nasional Kelimutu Ditutup

Related Posts

Kasus Kekerasan Anak di Manggarai Timur Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Kanal “Pro-Puan Matim”

20 Mei 2026

PPK Sebut Plafon Ambruk di Puskesmas Narang Tidak Masuk Pengerjaan Rehabilitasi

16 Mei 2026

Plafon Puskesmas Narang Ambruk Saat Pelayanan, Petugas Soroti Proyek Rehabilitasi

15 Mei 2026
Terkini

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.