Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Tiga ODP Covid-19 di Ende, Satu Dirawat di Rumah Sakit
KESEHATAN

Tiga ODP Covid-19 di Ende, Satu Dirawat di Rumah Sakit

By Redaksi23 Maret 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Dinas Kesehatan Ende dr. Muna Fatma sedang menjelaskan tentang standar WHO dalam penanganan virus corona (Foto: Ian Bala/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Pemerintah memastikan ada tiga orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19 di Kabupaten Ende, Flores, NTT.

Dua ODP sedang menjalani karantina mandiri sedangkan satu orang lainnya sedang dirawat di ruang isolasi RSUD Ende.

“Satu orang yang dirawat di rumah sakit itu masih berstatus ODP. Karena masih anak-anak dan berasal dari luar kota maka kita ambil langkah untuk karantina di rumah sakit,” tutur Kadis Kesehatan Ende dr. Muna Fatma usai rapat gugus tugas pencegahan virus corona di Lantai 2 Kantor Bupati Ende, Senin (23/03/2020).

Terhadap seorang OPD yang dirawat di RSUD Ende, jelas Fatma, belum menjurus ke arah pneumonia Covid-19. Hanya atas pertimbangan faktor resiko karena usia satu tahun dan berasal dari luar kota Ende.

“Kita ambil langkah untuk dirawat di rumah sakit,” tutur Kadis Fatma.

Ia pun memberi klarifikasi atas jumlah ODP Covid-19 yang disebutkan sebelumnya yakni 22 orang dalam pemantauan.

Menurutnya, jumlah itu berdasarkan protokol lama yang menerangkan bahwa semua orang yang datang dari daerah terpapar Covid-19 dimasukan dalam daftar ODP.

Sementara pada protokol hasil revisi disebutkan bahwa orang yang masuk dalam daftar ODP apabila ada salah satu gejala (batuk, pilek, demam) yang bukan disebabkan oleh penyebab yang lain.

“Ya, jadi setelah penyaringan yang kita masukan sebagai ODP ada tiga orang. Jadi, tiga orang yang mengalami gejala batuk, pilek dan sesak napas,” jelas Kadis Fatma.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Dinkes Ende Ende Virus Corona
Previous ArticleDi TTU, Diduga Sudah Ada 1 ODP Virus Corona
Next Article RSUD Ende Ditunjuk Jadi Rumah Sakit Rujukan Pasien Covid-19 dari Ngada dan Nagekeo

Related Posts

Kasus Kekerasan Anak di Manggarai Timur Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Kanal “Pro-Puan Matim”

20 Mei 2026

PPK Sebut Plafon Ambruk di Puskesmas Narang Tidak Masuk Pengerjaan Rehabilitasi

16 Mei 2026

Plafon Puskesmas Narang Ambruk Saat Pelayanan, Petugas Soroti Proyek Rehabilitasi

15 Mei 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.