Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Tinjau RS Rujukan Covid-19, Bupati Ende Minta Data Kebutuhan APD
KESEHATAN

Tinjau RS Rujukan Covid-19, Bupati Ende Minta Data Kebutuhan APD

By Redaksi24 Maret 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati Ende H. Djafar Haji Achmad meninjau RSUD Ende sebagai rumah sakit rujukan pasien Covid-19 Kabupaten Nagekeo dan Ngada (Foto: Hellen)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Bupati Ende H. Djafar Haji Achmad meminta pihak RSUD Ende mendata kebutuhan alat pelindung diri (APD) bagi petugas penanganan virus corona atau Covid-19.

Hal ini dikatakan Bupati Djafar untuk kepentingan kesehatan petugas dan untuk mencegah penyebaran virus agar tidak meluas.

Bupati Djafar mengatakan saat meninjau RSUD Ende sebagai rumah sakit rujukan pasien Covid-19 untuk Kabupaten Nagekeo dan Kabupaten Ngada.

Dalam peninjauan itu, ia memeriksa kesiapan RSUD Ende sebagai rumah sakit rujukan. Bupati didampingi Dandim 1602 Ende, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Direktur RSUD Ende dr. Aries Dwi Lestari, Sp.PD serta beberapa pejabat lainnya.

Direktur RSUD Ende dr. Aries menerangkan, pihaknya kini tengah melakukan pembenahan infrastruktur sebagai salah satu persyaratan rumah sakit rujukan Covid-19.

Salah satunya ialah ruang isolasi yang diperuntukkan bagi pasien. Ada tujuh ruang isolasi yang akan disiapkan pihak RSUD.

Sementara terkait tenaga medis, dr. Aries menyebutkan ada 10 tenaga perawat yang terakomodir serta para dokter spesialis. Para petugas medis dimaksud akan dikirim ke Kupang untuk mengikuti pelatihan penanganan Covid-19.

Baca Juga: RSUD Ende Ditunjuk Jadi Rumah Sakit Rujukan Pasien Covid-19 dari Ngada dan Nagekeo

“Penanganan pasien Covid-19 itu dilakukan secara khusus. Maka perlu ada pelatihan,” tutur dr. Aries di Ende, Selasa (24/03/2020).

Ia menyatakan, RSUD siap menerima pasien Covid-19 yang dirujuk dari Kabupaten Nagekeo dan Kabupaten Ngada. Hal itu ia tegaskan karena RSUD Ende ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan pasien Covid-19.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende H. Djafar H Achmad RSUD Ende Virus Corona
Previous ArticleCovid-19 Melanda Ibu Kota, Bagaimana Nasib Bayi Aisyah?
Next Article Pria 19 Tahun di Kota Komba Matim Tewas Tenggelam, Ini Kronologisnya

Related Posts

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Kompak Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Dugaan Korupsi Rp49,8 Miliar di Ende

8 Juli 2026

Kasus Kekerasan Anak di Manggarai Timur Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Kanal “Pro-Puan Matim”

20 Mei 2026
Terkini

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Sepekan Pascagempa, Armada Kemanusiaan BKH-Stevi Harman Tak Henti Mengirim Bantuan Susulan

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.