Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Ini Rilis ODP Covid-19 di Kabupaten Ngada
KESEHATAN

Ini Rilis ODP Covid-19 di Kabupaten Ngada

By Redaksi27 Maret 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua gugus tugas penanganan Covid-19, Kabupaten Ngada, Theodorus Yos Nono (Foto: Patrick/ VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT-Satuan gugus tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Ngada merilis, sebanyak 14 warganya teridentifikasi memiliki gejala awal tertular virus corona atau Covid-19.

Mereka yang teridentifikasi sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 itu tersebar di tujuh kecamatan.

Ketua gugus tugas penanganan penyebaran virus corona Kabupaten Ngada, Theodorus Yos Nono mengatakan, sejak dirilis pada 22 Maret 2020, pihaknya menemukan ke-14 warga yang masuk dalam ODP Covid-19.

Mereka yang teridentifikasi sebagai ODP Covid-19, sebagian besarnya merupakan warga perantauan yang kembali dari daerah terpapar corona.

Saat ini, kata Nono, ke-14 ODP tersebut tengah menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing di bawah pengawasan petugas medis selama 14 hari.

Menurut dia, observasi kepada 14 ODP Covid-19 di Kabupaten Ngada akan berlanjut di tempat observasi di ruang kampus Undana II Bajawa yang saat ini hampir rampung dikerjakan.

Dari rilis resmi satuan gugus tugas penanganan penyebaran virus corona Kabupaten Ngada, Kecamatan Bajawa menempati posisi tertinggi dengan temuan 4 ODP Covid-19.

Menyusul Kecamatan Golewa 3 ODP, Golewa Selatan dan Inerie 2 ODP, serta Kecamatan Aimere, Bajawa Utara dan Wolomeze masing-masing 1 ODP.

Terpisah, Wakil ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ngada Alan Watu Djawa menegaskan, untuk menekan jumlah penyebaran virus corona, pihaknya telah mendirikan tujuh pos pemantauan dan pemeriksaan di setiap pintu masuk menuju Kabupaten Ngada. Itu baik jalur laut, darat dan udara.

Kepada warga Ngada, ia mengimbau agar tetap tinggal di rumah dan tidak melakukan perjalanan yang tidak penting. Sebab, menurutnya, penularan virus ini dari manusia ke manusia.

Pemda Ngada terus berusaha agar status ODP tidak akan sempat naik ke level Pasien Dalam Pemantauan (PDP).

Penulis: Patrick Romeo Djawa
Editor: Ardy Abba

Ngada Virus Corona Yosef Nono
Previous ArticleTidak Ditutup, Aktivitas Bandara Komodo akan Berjalan Normal
Next Article Kodim 1604 Kupang Semprot Disinfektan Selama Tiga Hari

Related Posts

Mantan Kabag Ops Polres Nagekeo Diduga Bawa Kabur Anak Usia 5 Tahun

28 Mei 2026

Kasus Kekerasan Anak di Manggarai Timur Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Kanal “Pro-Puan Matim”

20 Mei 2026

PPK Sebut Plafon Ambruk di Puskesmas Narang Tidak Masuk Pengerjaan Rehabilitasi

16 Mei 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.