Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Penanganan Covid-19 di Mabar Gunakan Dana Donasi
KESEHATAN

Penanganan Covid-19 di Mabar Gunakan Dana Donasi

By Redaksi4 Mei 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Posko Penanganan Covid-19 Kabupaten Manggarai Barat (Foto: Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Manggarai Barat (Mabar) menggunakan dana donasi dalam penanganan Covid-19 di kabupaten itu.

“Kita lihat bahwa untuk melakukan upaya-upaya penanganan yang paling besar anggaran selama ini yang kita realisasikan adalah menyangkut karantina, dan pemulasaran jenazah sejumlah 4. Jadi dan ini untuk kegiatan ini kita talang dari dana donasi. Dana donasi yang dihimpun dari rekening donasi itu sebesar 310 Juta. Dana-dana ini kita gunakan untuk talang, kegiatan-kegiatan yang mendesak yang tidak bisa ditunda. Seperti kebutuhan di karantina, kebutuhan untuk pemakaman jenazah, itu sudah dilakukan,” ungkap Kepala Bidang Gugus Tugas Administrasi dan Kesekretariatan Mabar, Dominikus Hawan saat ditemui VoxNtt.com di Posko Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Mabar, Sabtu (02/05/2020).

Padahal kalau dilihat, Pemerintah Mabar telah menyiapkan anggaran sebesar 18 Miliar untuk penanganan Covid-19 di kabupaten itu.

Dominikus menjelaskan, alasan belum menggunakan anggaran sebesar 18 Miliar tersebut, karena belum mendapat verifikasi dari tim gugus tugas akuntabilitas dan pengawasan.

“Karena verifikasi ini tidak hanya besar kecilnya anggaran, rasionalisasi anggaran, tetapi verifikasi sampai kertas kerjanya seperti apa, bukti-bukti belanjanya seperti apa. Sehingga dikemudian hari, siapapun bisa menjelaskan penggunaan anggaran ini di dalam, ketika selesai ini kegiatan masa tanggap darurat bencana ini,” lanjut Kepala BPBD Mabar itu.

Kendati demikian kata Dominikus, hingga kini soal pencegahan dan penanganan Covid 19 di Mabar masih bisa diatasi dari sisi pembiayaan.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Mabar Manggarai Barat Virus Corona
Previous ArticleAnggaran Penanganan Covid-19 di Mabar Belum Dicairkan
Next Article Mengenal Sosok Eman Bria, Bakal Calon Bupati Malaka

Related Posts

IPSI Manggarai Barat Lepas Delapan Atlet ke Kejurda Pencak Silat NTT di Ruteng

24 Juni 2026

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen Tanah di Labuan Bajo, Kepala BPN Mabar Mangkir dari Panggilan Polisi

9 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026
Terkini

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.