Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Satu Peserta Ijtima Gowa asal Malaka Dinyatakan Reaktif Rapid Test
KESEHATAN

Satu Peserta Ijtima Gowa asal Malaka Dinyatakan Reaktif Rapid Test

By Redaksi4 Mei 20201 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Direktur RSUPP Betun, dr. Oktelin Kurniawati Koeswadie
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT- Seorang peserta Ijtima Gowa, Sulawesi Selatan asal Kabupaten Malaka dinyatakan reaktif setelah menjalani rapid test di RSUPP Betun, Kabupaten Malaka, NTT, Sabtu (02/05/2020).

Direktur RSUPP Betun dr. Oktelin Kurniawati Koeswadie mengatakan, hasil rapid test yang ada akan dilanjutkan dengan pemeriksaan Swab.

“Ya semalam hasil rapid test reaktif sehingga harus diteruskan dengan pemeriksaan Swab,” ujar dr. Oktaelin kepada VoxNtt.com melalui pesan WhatsApp, Minggu (03/05/2020) malam.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah panik dan selalu waspada dengan mentaati protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

Oktaelin menjelaskan, pihaknya juga melakukan pemeriksaan orang yang melakukan kontak langsung dengan OTG tersebut.

“Hari ini kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap orang-orang yang kontak langsung dengan pelaku perjalanan tersebut,” ungkapnya.

Ia menegaskan, masyarakat yang baru pulang dari zona merah hendaknya melapor kepada petugas posko atau kepala desa setempat, sehingga bisa terpantau jika muncul gejala-gejala yang mengarah ke Covid-19.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Malaka Paskalia Farida Fahik mengatakan yang bersangkutan sedang dalam pemeriksaan di RSUPP Betun.

“Diharapkan kepada masyarakat jangan panik, tetap diam di rumah, cuci tangan pakai sabun, jaga jarak dan keluar rumah selalu menggunakan masker,” katanya saat dikonfirmasi VoxNtt.com.

Penulis: Frido Umrisu Raebesi
Editor: Ardy Abba

Dinkes Malaka Malaka RSUPP Betun Virus Corona
Previous ArticleAnny Leong Bantu Sembako untuk Seorang Nenek di Desa Saenama
Next Article Virus Korona dan Hegemoni Atas Tubuh

Related Posts

Kasus Kekerasan Anak di Manggarai Timur Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Kanal “Pro-Puan Matim”

20 Mei 2026

PPK Sebut Plafon Ambruk di Puskesmas Narang Tidak Masuk Pengerjaan Rehabilitasi

16 Mei 2026

Plafon Puskesmas Narang Ambruk Saat Pelayanan, Petugas Soroti Proyek Rehabilitasi

15 Mei 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.