Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Hasil Rapid Test Non Reaktif, 4 Peserta Ijtima Gowa di Nagekeo Tetap Dikarantina
KESEHATAN

Hasil Rapid Test Non Reaktif, 4 Peserta Ijtima Gowa di Nagekeo Tetap Dikarantina

By Redaksi5 Mei 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Petugas Kesehatan Posko Covid-19 Nagekeo mengambil sampel darah seorang peserta Ijtima Ulama Gowa asal Mauponggo
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Tes cepat (rapid test) tahap satu oleh petugas medis Satgas Penanganan Covid-19 Nagekeo kepada empat warga Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo dinyatakan non reaktif. Keempatnya merupakan peserta Ijtima Ulama Gowa Provinsi Sulawesi Selatan

Meski begitu, keempatnya tetap berada di Puskesmas Mauponggo untuk melakukan karantina mandiri selama 14 hari ke depan.

Humas Protokol Penanganan Virus Corona Kabupaten Nagekeo Silvester Teda Sada mengatakan empat warga Mauponggo klaster Gowa, Sulawesi Selatan akan kembali menjalani rapid test kedua pada sepuluh hari mendatang.

Baca: Empat Peserta Ijtima Gowa asal Mauponggo Nagekeo Ditetapkan Sebagai OTG

“4 OTG di Kecamatan Mauponggo yang berasal dari klaster Ijtima Ulama Gowa Sulawesi Selatan telah dilakukan rapid test. Puji Tuhan, hasilnya dilaporkan hari ini non-reaktif. Artinya tidak ada “signal” yang mengarah ke Covid-19,” katanya dalam rilis yang diterima VoxNtt.com, Selasa (05/05/2020).

Pada grafik data monitoring Penanganan Covid-19 Nagekeo, Status Covid-19 Kabupaten Nagekeo per Selasa, 5 Mei 2020, tercatat tak ada pergerakan angka. Grafiknya tetap stabil seperti hari sebelumnya.

Hanya P2T2 yang sudah selesai masa pemantauan sebanyak 1077 orang dan yang masih dalam pemantauan sebanyak 80 orang.

Menurut Silvester, masa pandemi virus corona belum ada tanda berakhir. Sebab itu, ia meminta seluruh masyarakat agar tetap mengikuti protokol kesehatan serta bersatu dengan tim Gugus Tugas guna mempercepat pencegahan dan penyebaran virus mematikan ini.

Silvester juga menyarankan kepada keluarga yang anggotanya baru tiba dari zona merah agar tetap menjadi garda terdepan dalam memantau dan mengawasi pergerakan P2T2 selama masa karantina.

Penulis: Patrick Romeo Djawa
Editor: Ardy Abba

Nagekeo Virus Corona
Previous ArticleKesulitan Test PCR, Bupati Sikka: Kita Seperti Melawan Hantu
Next Article Peduli Covid-19, WKRI Madros SoE Bagikan Masker dan Sembako

Related Posts

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

Pengungsi Gempa Nagekeo Keluhkan Kesenjangan Bantuan, Pemkab Diminta Evaluasi Penanganan

23 Agustus 2026

KPK Diminta Awasi Pengelolaan Dana Bantuan Bencana di Nagekeo

22 Agustus 2026
Terkini

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Sepekan Pascagempa, Armada Kemanusiaan BKH-Stevi Harman Tak Henti Mengirim Bantuan Susulan

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.