Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Dua PDP Reaktif Rapid Test, Bupati Minta Tutup Toko di Paris SoE
KESEHATAN

Dua PDP Reaktif Rapid Test, Bupati Minta Tutup Toko di Paris SoE

By Redaksi7 Mei 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati TTS, Epy Tahun saat diwawancari wartawan di rumah jabatan Bupati TTS, Rabu (15/04/2020)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

SoE, Vox NTT- Bupati Timor Tengah Selatan (TTS) Epy Tahun akhirnya mengeluarkan perintah agar dua toko di sekitar Pasar Inpres (Paris) SoE ditutup untuk sementara waktu.

Dua toko tersebut yakni AJ yang berada di depan Pasar Inpres SoE dan Toko S yang berada di samping Masjid Raya SoE, Kelurahan Oekefan.

Bupati Epy Tahun mempersilakan VoxNtt.com agar mengkonfirmasi dua pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 baru di Kota SoE ini ke pihak dinas atau rumah sakit.

“Hanya menurut informasi, dua pasien itu saat dilakukan rapid test, menunjukkan reaktif,” ujar Bupati Epy saat diwawancarai VoxNtt.com, Jumat (07/05/2020) siang.

Baca: Kota SoE Ada 2 PDP? Pemkab TTS Diminta Terbuka

Pihak medis, jelasnya, segera mengirim hasil pemeriksaan medis di Soe untuk selanjutnya dilakukan tes Swab di Kupang.

“Saya minta agar dua toko itu ditutup sementara. Masyarakat juga agar waspada. Tetap taat protokol,” tandas Bupati Epy.

Sementara informasi yang diperoleh media ini, Kamis (06/05/2020) kemarin, dua orang di wilayah Kota SoE dalam pemeriksaan dan rapid test dinyatakan positif. Sampel dua warga ini, lagi dikirim ke Kupang untuk Swab test.

Informasi terpercaya yang dihimpun, menyebutkan, dua pasien yang berstatus PDP ini, sebelumnya menjalani tes di Puskesmas Kota SoE. Selanjutnya direkomendasikan ke RSUD SoE untuk tes lebih lanjut.

Penulis: Long
Editor: Ardy Abba

Epy Tahun TTS Virus Corona
Previous ArticleTerkait Pabrik Semen, BPN Matim: Izin Lokasi Kewenangan Bupati
Next Article Ini yang Dilakukan Pemdes Liang Sola dalam Mencegah Penyebaran Covid-19

Related Posts

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Pembeli Puas, Lapak Ikan Brigadir Oebesa Klaim Kantongi Izin Lengkap dan Kelola Limbah dengan Baik

23 Juni 2026

Kasus Kekerasan Anak di Manggarai Timur Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Kanal “Pro-Puan Matim”

20 Mei 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.