Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Polsek Lembor Masih Dalami Kasus Pemukulan Petugas Puskesmas Wae Nakeng
HUKUM DAN KEAMANAN

Polsek Lembor Masih Dalami Kasus Pemukulan Petugas Puskesmas Wae Nakeng

By Redaksi14 Mei 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kapolsek Lembor Ipda Yoga Darma Susanto (tengah) saat melakukan konferensi pers di Kantor Polsek Lembor (Foto: Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Kapolsek Lembor Ipda Yoga Darma Susanto mengatakan masih mendalami kasus pemukulan terhadap HJ salah satu petugas medis di UPTD Puskesmas Wae Nakeng.

“Iya, Tapi kita masih dalami motifnya. Kita masih kumpulkan keterangan dulu. Untuk sementara kronologis lengkapnya kami masih akan melakukan pemeriksaan saksi-saksi,” ungkap Yoga saat dihubungi VoxNtt.com, Rabu (13/05/2020).

Yoga menjelaskan data awal yang ditemukan, kejadian berawal dari informasi yang beredar dari pesan WhatsApp yang belum tahu asal usulnya. Sehingga membuat pelaku mendatangi korban di Puskesmas Wae Nakeng.

“Mungkin karena kesalahpahaman. Kita masih dalami dulu. Saksi ada, dan sudah divisum tinggal menunggu hasil visumnya,” tutupnya.

Sebelumnya, HJ telah melaporkan N pelaku pemukulan ke Polsek Lembor, Rabu (13/05/2020)

HJ mengaku tidak mengetahui alasan N memukul dirinya. Tetapi yang jelas kata dia, sebelum memukul, N sempat mengatakan dirinya dalang pembuat keresahan di tengah-tengah masyarakat saat Covid-19.

“Kejadiannya sekitar pukul 13.50 Wita. Saya bersama ibu Kepala Puskesmas masih membuat laporan. Tiba-tiba N datang dengan emosi, mengatakan saya dalang pembuat keresahan di tengah-tengah masyarakat di saat Covid-19. Akhirnya dia pukul saya di kepala bagian kanan. Bersyukur Ibu Kepala Puskesmas teriak dan satpam langsung datang dan melerai kami,” ungkapnya saat dihubungi VoxNtt.com, Rabu malam

HJ mengatakan setelah memukul dan dilerai oleh satpam, N langsung pergi. Dirinya juga tidak sempat menanyakan alasannya.

Atas pukulan tersebut, HJ mengalami memar dan bengkak di kepala bagian kanan.

HJ mengakui selama ini dirinya merupakan salah satu anggota Tim Unit Pemantauan Covid-19, sekaligus petugas yang memberikan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) di tengah-tengah masyarakat.

“Namanya bagian KIE, ya saya harus omong tentang bahaya Covid-19 serta imbauan-imbauan dari pemerintah. Yang saya katakan sesuai dengan protokol kesehatan. Tidak ada yang menyimpang,” ungkap HJ yang juga adalah KTU di UPTD Puskesmas Wae Nakeng.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Mabar Manggarai Barat polsek lembor Puskesmas Wae Nakeng
Previous ArticleDituding Sudah Dibeli oleh Pemda Malaka, Wartawan Layangkan Somasi untuk Seorang Pastor
Next Article Petugas Medis di Puskesmas Wae Nakeng Dipukul, PPNI Mabar Kecam Perbuatan Pelaku

Related Posts

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

IPSI Manggarai Barat Lepas Delapan Atlet ke Kejurda Pencak Silat NTT di Ruteng

24 Juni 2026

Mantan Kadis DP3AKB Manggarai Timur Diperiksa Kejari Manggarai Terkait Dugaan Korupsi Anggaran

22 Juni 2026
Terkini

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026

Padma Indonesia Kecam Dugaan Intimidasi Warga Tonggurambang Terkait Rencana Pembangunan Fasilitas Militer

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.