Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Dalam Sepekan, Ada 2.630 Pelaku Perjalanan Melintas di Posko Weri Pateng
KESEHATAN

Dalam Sepekan, Ada 2.630 Pelaku Perjalanan Melintas di Posko Weri Pateng

By Redaksi25 Mei 20203 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Posko tim gugus percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Manggarai dan Manggarai Barat di Weri Pateng
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT – Sejak resmi beroperasi pada tanggal 15 Mei 2020 lalu, Posko Covid-19 yang terletak di Weri Pateng, Desa Persiapan Redo, Kecamatan Lelak, telah mendata 2630 pelaku perjalanan yang melintas (masuk dan keluar) wilayah Kabupaten Manggarai. 

Petugas yang melaksanakan tugas di posko terdiri dari berbagai unsur yaitu TNI, POLRI, Dinas Perhubungan, Pol PP, Petugas Medis Puskesmas Ketang, serta petugas pendukung lainnya.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Manggarai Lodovikus D. Moa mengatakan, dalam pelaksanaan kegiatannya petugas posko tersebut mengikuti pedoman yang tertuang dalam Instruksi Bupati Manggarai.

“Semuanya berjalan lancar dan aman, karena secara umum pelaku perjalanan mengikuti sejumlah persyaratan seperti yang telah digariskan. Pelaku perjalanan membekali diri dengan surat keterangan kesehatan, dokumen identitas diri/ KTP dan lain sebagainya,” kata Lodovikus kepada VoxNtt.com,  Senin (25/05/2020).

Selama 7 hari terhitung 16 – 22 Mei 2020,  lanjut dia, pelaku perjalanan yang melintas di posko baik yang masuk ke wilayah Manggarai maupun yang masuk ke wilayah Manggarai Barat dengan perincian laki-laki 2.263 orang dan perempuan 367 orang.

Setelah dipilahkan pelaku perjalanan dengan tujuan akhir Manggarai sebanyak 1.356 (seribu tiga ratus lima puluh enam) orang.

Rinciannya laki-laki sebanyak 1.153 orang dan perempuan sebanyak 203 orang.

Sedangkan lainnya sebanyak 1.274 orang adalah pelaku perjalanan dengan tujuan Manggarai Timur, Ngada, Ende, Sikka, Folres Timur, Manggarai Barat, Bima, Bali dan Surabaya.

Dari jumlah tersebut, pada umumnya suhu tubuh pelaku perjalanan normal berkisar antara 35 sampai 37 derajat celcius.

Kecuali 2 orang pelaku perjalanan suhunya di atas 38 derajat celcius.

“Ada dua orang yang suhunya di atas normal yakni SD (29 tahun, laki-laki) berangkat dari Lalong Lembor pada tanggal 16 Mei 2020 tujuan Redong Kecamatan Rahong Utara,” ungkap Lodovikus.

Lodovikus mejelaskan,  suhu tubuhnya saat itu adalah 38,40 derajat celcius, dan langsung diantar ke Rumah Karantina Stadion Golo Dukal.

Selain itu, seorang remaja laki-laki MD berangkat dari Lembor pada tanggal 19 Mei 2020 tujuan Tuke, Kecamatan Langke Rembong.

Suhu tubuhnya 38,50 derajat celcius. Kepada MD telah dilakukan rapid test di Posko, hasilnya non-reaktif dan langsung diarahkan untuk melakukan karantina mandiri.

Secara umum, situasi di Posko Weri Pateng berjalan dengan baik.

Setiap hari, petugas jaga terdiri dari dari TNI sebanyak 4 orang, POLRI 2 orang, Dinas Perhubungan 4 orang, Pol PP 2 orang dan Petugas Medis 12 orang.

“Khusus petugas medis bekerja dalam 3 shift yakni pukul 08.00 – pukul 14.00, pukul 14.00 – pukul 21.00, pukul 21.00 – pukul 08.00. Ada juga tenaga pendukung sebanyak enam orang, yakni 3 orang pemasak dan 3 orang pelancar, 2 orang dari Aparat Kecamatan Lelak,” tutupnya.

Penulis: Pepy Kurniawan
Editor: Ardy Abba

Manggarai Virus Corona
Previous ArticleSudah Ada 3 Pasien Positif Covid-19 di Nagekeo, 7 Reaktif Rapid Test
Next Article Di Ende, 136 Orang Tanpa Gejala Diawasi

Related Posts

Keuskupan Ruteng Wanti-wanti Dampak Tambang Mangan PT SJA di Reok

4 Juli 2026

Camat Reok Cup III Siap Bergulir Pertengahan Juli

2 Juli 2026

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.