Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Belum Ada Transmisi Lokal Covid-19 di Sikka
KESEHATAN

Belum Ada Transmisi Lokal Covid-19 di Sikka

By Redaksi28 Mei 20201 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Eks penumpang KM Lambelu bersiap pulang dan melanjutkan karantina di kampung masing-masing pada Jumat (24/5/2020) (Foto: Are de Peskim/VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT- Juru Bicara Satgas Covid-19 Sikka, Petrus Herlemus menyatakan saat ini belum ada indikasi transmisi lokal virus corona di kabupaten itu.

“Bisa disimpulkan untuk sementara belum terjadi transmisi lokal,” ungkapnya kepada VoxNtt.com di Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Kamis (28/05/2020).

Pernyataan ini didasarkan pada hasil negatif atas pemeriksaan 25 sampel Swab yang dikirim pada Minggu (17/5/2020) melalui Ende.

Sampel-sampel tersebut merupakan sampel orang yang diduga kontak erat dengan pasien positif Covid-19.

Sebelumnya, ada kecemasan akan adanya transmisi lokal di Nangahale dan Ili Medo lantaran orang kontak erat dinyatakan reaktif berdasarkan hasil rapid test.

Baca: Bagaimana Kondisi Pasien Covid-19 di Sikka?

Dengan demikian Sikka masih menunggu hasil pemeriksaan 65 sampel termasuk sampel para pasien positif Covid-19.

“Kita masih menunggu hasilnya. Hari ini masuk pemeriksaan di laboratorium,” tegas Herlemus.

Kontak erat yang negatif akan dipulangkan untuk melanjutkan karantina di rumah masing-masing.

Penulis: Are De Peskim
Editor: Ardy Abba

Sikka Virus Corona
Previous ArticleUpdate 28 Mei: Pasien Positif Covid-19 di NTT Bertambah 5, Total 90
Next Article Yayasan Pijar Timur Pantau 5 Pilar Kesehatan di Desa Wehali

Related Posts

Kasus Kekerasan Anak di Manggarai Timur Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Kanal “Pro-Puan Matim”

20 Mei 2026

PPK Sebut Plafon Ambruk di Puskesmas Narang Tidak Masuk Pengerjaan Rehabilitasi

16 Mei 2026

Plafon Puskesmas Narang Ambruk Saat Pelayanan, Petugas Soroti Proyek Rehabilitasi

15 Mei 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.