Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Dinkes TTS Baru Realisasi 1 M dari 14 M Dana Covid-19
KESEHATAN

Dinkes TTS Baru Realisasi 1 M dari 14 M Dana Covid-19

By Redaksi17 Juni 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Uksam Selan, Sekretaris Pansus LKPJ Bupati TTS tahun 2019
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

SoE, Vox NTT -Dana penanganan Covid- 19 yang dialokasikan dari APBD II TTS ke Dinas Kesehatan (Dinkes) senilai Rp 14 Miliar. Hingga saat ini baru terealisasi Rp 1 Miliar.

Demikian diungkapkan Sekretaris Dinas Kesehatan TTS, Elen Saudale saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Pansus LKPJ Bupati TTS tahun 2019, Rabu (17/06/2020).

Elen Saudale pada kesempatan tersebut mengatakan, persoalan baru terealisasinya dana Rp 1 Miliar tersebut terkendala regulasi penanganan Covid-19 yang terus berubah.

Terkait dengan keluhan tidak adanya Alat Pelindung Diri (APD) di 10 puskesmas yang ada di TTS, ia mengaku sebenarnya sudah ada.

“APD untuk pihak puskesmas sudah ada di Dinas Kesehatan. Hanya saja, kami sudah minta puskesmas untuk ambil namun pihak puskesmas yang tidak datang ambil,” ujar Saudale.

Mendengar penjelasan Sekretaris Dinas Kesehatan ini, Ketua Pansus, Marten Tualaka, balik menimpali.

“Dari penjelasan pihak dinas ini saya merasa aneh. Kok, barangnya sudah ada petugas medis belum datang ambil. Naluri hukum saya menduga ada yang tidak beres,” tandas Marten.

Terkait kondisi para medis di Puskesmas Kota SoE yang dalam temuan Pansus patungan untuk membeli makan minum, Saudale mengakui belum dianggarkan.

“Namun ke depan kita akan anggarkan untuk petugas medis di puskesmas-puskesmas yang ada di TTS,” katanya.

Sekretaris Pansus Uksam Selan dengan tegas meminta agar Ketua Gugus Tugas Covid-19 yang adalah Bupati TTS bisa memantau penggunaan dana Covid-19.

“Anggaran yang ada untuk keperluan penanganan Covid-19. Kenapa petugas medis di Puskesmas Polen bekerja tanpa APD. Ini cukup mengherankan,” kata Uksam.

Penulis: Long
Editor: Ardy Abba

Dinkes TTS DPRD TTS TTS Virus Corona
Previous ArticleHari Ini Rumah Ibadah di Malaka Dibuka
Next Article Jalan Rabat Masuk Puskesmas Tafuli Sudah Rampung

Related Posts

Kasus Kekerasan Anak di Manggarai Timur Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Kanal “Pro-Puan Matim”

20 Mei 2026

PPK Sebut Plafon Ambruk di Puskesmas Narang Tidak Masuk Pengerjaan Rehabilitasi

16 Mei 2026

Plafon Puskesmas Narang Ambruk Saat Pelayanan, Petugas Soroti Proyek Rehabilitasi

15 Mei 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.