Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»MAHASISWA»Mahasiswa Asal Ende Segera Terima Bantuan, Ini Penjelasan Pemerintah
MAHASISWA

Mahasiswa Asal Ende Segera Terima Bantuan, Ini Penjelasan Pemerintah

By Redaksi3 Juli 20201 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sekda Ende dr. Agustinus G. Ngasu saat acara pemerintah Tiga Batu Tungku di Museum Tenun Ikat Ende (Foto: Ian Bala/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Pemerintah Kabupaten Ende memastikan penyaluran bantuan kepada mahasiswa di luar daerah masih menunggu terbitnya Peraturan Bupati (Perbup) Ende. Peraturan ini diperlukan untuk mengatur mekanisme atau sistem penyaluran dana.

Sekda Ende dr. Agustinus G. Ngasu menerangkan, saat ini pemerintah tengah mendata jumlah mahasiswa asal Ende yang berada di zona merah Covid-19.

“Terkait besaran anggaran belum diketahui, karena nanti sesuaikan dengan Perbup,” kata Agustinus di sela-sela pembagian masker ke pedagang di Pasar Potulando, Kamis (02/07/2020) pagi.

Ia menegaskan, mahasiswa yang berhak menerima bantuan ialah mereka yang telah terdaftar pada Dinas Sosial Kabupaten Ende. Saat ini, sekitar 3000 lebih mahasiswa yang sudah terekam dalam daftar penerima bantuan akibat Covid-19.

“Tapi kami hanya beri satu kali, tidak sama dengan yang penerima bansos yang lain, tidak. Jadi hanya satu kali pemberiannya,” katanya.

Sebelumnya, Agustinus menyatakan bahwa penyaluran bantuan dana dimaksud untuk kepentingan biaya komunikasi mahasiswa dan orangtua masing-masing.

Sebab, pemerintah kini juga sedang memikirkan dana pemulihan ekonomi akibat wabah virus corona.

“Jadi, kita masih mendata mahasiswa, sambil menunggu terbitnya Perbup,” tutur Agustinus.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende
Previous ArticleJimur Siena Katarina: Jangan Sampai Ada Mafia di Balik Negosiasi Tambang Lingko Lolok
Next Article Gara-gara Bantuan Covid-19, Ketua RT di Ende Diancam Dibunuh

Related Posts

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026

Mahasiswa Unika Ruteng Latih Siswa SDK Lungar dan SMPN 10 Satarmese Tarian Sae Tiba Meka

14 Juni 2026

Polemik Rektor STIKES Nusantara Dikeluarkan dari Grup WhatsApp LLDIKTI Berakhir

16 April 2026
Terkini

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.