Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»DPRD Minta Dinas PUPR NTT Perhatikan Ruas Jalan Provinsi di Mabar
NTT NEWS

DPRD Minta Dinas PUPR NTT Perhatikan Ruas Jalan Provinsi di Mabar

By Redaksi27 Juli 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi NTT, Maximilianus Adipati Pari (Foto: Dok. Pribadi)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi NTT Maximilianus Adipati Pari meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk memperhatikan ruas jalan provinsi di Nggorang, Kecamatan Komodo-Golowelu, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) karena mengalami kerusakan.

Maximilianus mengatakan, Pemerintah NTT pada tahun anggaran 2019 lalu telah mengalokasikan anggaran untuk pengerjaan ruas jalan Ngorang-Golowelu.

Namun kata dia, saat ini, ada dua titik yang mengalami kerusakan akibat struktur tanahnya labil hingga mudah rusak. Bahkan mudah terjadi patahan yang mengakibatkan pada bagian pinggir jalan retak.

“Saya sudah sampaikan di Komisi IV yang membidangi infrastuktur dan sudah bicarakan dengan Dinas PUPR agar segera memperhatikan ruas jalan dimaksud terutama pada titik yang mengalami keretakan,” katanya kepada wartawan, Senin (27/07/2020).

Politisi Golkar itu berharap agar Dinas PUPR segera mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki ruas jalan yang mengalami kerusakan itu.

Hendaknya kontruksi jalan yang dipakai, lanjut dia, memperhitungkan dengan struktur tanah yang labil agar tidak lagi mengalami kerusakan akibat persoalan yang sama.

Pada kesempatan itu Maxi juga menyoroti pengerjaan jalan strategis nasional di pantai utara (Pantura) Labuan Bajo, Manggarai Barat persisnya di wilayah pesisir Boleng Darat.

Ruas jalan yang dibangun dengan dana yang bersumber dari APBN itu, tambah dia, tidak menjawabi kebutuhan masyarakat akan infrastruktur jalan.

Alasannya, jalan yang dibangun jauh dari kampung warga sehingga dibutuhkan biaya tambahan.

“Pasalnya, jalan yang dibangun sangat jauh dari permukiman penduduk sehingga masyarakat harus keluarkan anggaran tambahan untuk sampai di wilayah permukiman,” ungkap Maxi.

Ia mengungkapkan, tim survei dari pusat sudah turun ke lokasi dan berdiskusi dengan masyarakat setempat.

Dalam diskusi itu jelas Maxi, masyarakat meminta agar ruas jalan yang dibangun hendaknya dekat dengan permukiman penduduk.

Selain itu, harus juga dibangun jembatan sepanjang kurang lebih 30 meter agar ruas jalan dimaksud bisa difungsikan secara maksimal.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

DPRD NTT Kota Kupang
Previous ArticleAngka Pasien Positif Covid-19 di Mabar Tembus 30 Orang, 17 Sembuh
Next Article Kacang Hijau Nenek Oliva Tanpa Sentuhan RPM

Related Posts

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026
Terkini

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026

Padma Indonesia Kecam Dugaan Intimidasi Warga Tonggurambang Terkait Rencana Pembangunan Fasilitas Militer

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.