Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Mandi di Kali, Bocah 7 Tahun Asal TTU Tewas Tenggelam
Regional NTT

Mandi di Kali, Bocah 7 Tahun Asal TTU Tewas Tenggelam

By Redaksi3 Agustus 20201 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi tenggelam
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT- VLUT(7) warga kelurahan Aplasi, kecamatan Kota Kefamenanu, kabupaten TTU ditemukan tewas tenggelam di kali Noemuti, Minggu (02/08/2020).

Informasi yang dihimpun media ini, kejadian naas itu bermula dari korban yang diketahui berstatus pelajar sekolah dasar, tewas tenggelam saat ikut bersama teman-teman dan keluarganya mandi di kali tersebut.

Korban dan rekan yang ikut bersama orang tua mereka pergi ke kali Noemuti untuk mandi dan mencuci mobil.

Sesampainya di kali, korban dan teman-temannya mandi di pinggir kali yang dalamnya kurang lebih 2 meter.

Selang beberapa menit kemudian, orang tua dari rekan korban mendengar teriakan minta tolong lantaran korban sudah tidak ditemukan lagi.

Mengetahui itu, orang tua dari rekan korban pun berteriak meminta pertolongan dari warga setempat.

Warga yang berdatangan pun akhirnya berhasil membantu mengeluarkan korban dari dalam kubangan tersebut.

Setelah dikeluarkan dari kubangan, korban diketahui sudah tidak bernafas lagi. Upaya penyelamatan pertama pun tidak membuahkan hasil.

Kasat Reskrim polres TTU, AKP Sujud Alif Yulamlam saat dikonfirmasi wartawan via pesan WhatsApp, Senin (03/08/2020) membenarkan adanya kejadian naas tersebut.

Menurutnya setelah mendapat informasi, pihaknya langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengumpulan bahan keterangan serta mengevakuasi korban.

“Keluarga korban ikhlas menerima musibah tersebut” tuturnya.

Penulis: Eman Tabean

Editor: Irvan K

TTU
Previous ArticleKesaksian Nyata Kala Menjadi Intel Cilik di Tengah Gejolak Berdarah Timor Leste
Next Article Desa Hewa Flotim Miliki Produk Beras Organik

Related Posts

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026

Pemkab Manggarai Barat Evaluasi Seluruh Destinasi Wisata Usai Insiden WNA Austria Terjatuh di Jembatan Gantung

30 Mei 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.