Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Anak Buah Kapal yang Tenggelam di Kawasan TNK Belum Ditemukan
HUKUM DAN KEAMANAN

Anak Buah Kapal yang Tenggelam di Kawasan TNK Belum Ditemukan

By Redaksi29 Agustus 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Proses pencarian ABK yang tenggelam di kawasan TNK oleh Tim SAR Gabungan (Foto: Ist)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Naas menimpa AR (35). Anak buah kapala (ABK) asal Surabaya itu tenggelam di Perairan Pulau Lassa, Kawasan Taman Nasional Komodo (TNK), Kabupaten Manggarai Barat, Jumat (28/08/2020).

Informasi yang dihimpun VoxNtt.com, kejadian itu berawal pada 28 Agustus 2020 pukul 14.00 Wita, Kapal Labo Home dengan personel kepala 3 orang, berangkat dari Pelabuhan Labuan Bajo menuju Pulau Lassa.

Pukul 17.30 Wita, salah satu anak buah kapal (ABK) mengantar Kapten Kapal, Suhar turun ke Kampung Pulau Komodo menggunakan sekoci.

Kemudian, pada pukul 18.00 Wita saat kembali ke kapal salah satu ABK mendengar suara orang terjatuh dari sekoci.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Maumere I Putu Sudayana sebagai SAR Mission Coordinator (SMC) mengatakan, pihaknya mulai melakukan pencarian pukul 21.00 Wita.

Pencarian dilakukan usai Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Maumere melalui Tim Rescuer Pos SAR Manggarai Barat menerima informasi dari Kapten Suhar terkait tenggelamnya AR.

“Pada pukul 21.10 Wita, tim SAR gabungan diberangkatkan menuju lokasi dengan menggunakan satu buah Speed Pol Air 750 PK. Operasi SAR hari pertama dilaksanakan sampai pukul 23.35 Wita, namun operasi SAR masih nihil,” ungkap Sudayana saat dihubungi VoxNtt.com, Sabtu (29/08/2020).

Sudayana menjelaskan pada 29 Agustus 2020 pukul 06.00 Wita, tim SAR gabungan melanjutkan operasi pencarian.

Pencarian dilakukan di lokasi kejadian di sekitar Pulau Lassa sesuai rencana operasi.

“Tim SAR juga melakukan koordinasi kepada kapal wisata dan nelayan yang melewati perairan Pulau Lassa,” jelasnya.

Selain itu kata dia, tim SAR gabungan juga telah melaksanakan penyelaman di sekitar lokasi kejadian. Namun sampai pukul 18.00 Wita tidak membuahkan hasil.

Sudayana menambahkan, Operasi SAR hari ketiga akan dilanjutkan esok Kamis, 30 Agustus 2020 pada pukul 06.00 Wita.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Mabar Manggarai Barat
Previous ArticlePDIP Putuskan Dukung Petahana di Pilkada Belu, Ini Sejumlah Alasannya
Next Article Teknologi Irigasi Tetes, Solusi Pertanian di Tengah Krisis Air NTT

Related Posts

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.