Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Kapolres dan Dandim Bagikan 800 Masker di Kota Bajawa
KESEHATAN

Kapolres dan Dandim Bagikan 800 Masker di Kota Bajawa

By Redaksi10 September 20201 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Dandim 1625/Ngada Letkol CZI Luqman Nur Hakim sedang memakaikan masker pada seorang warga (Foto: Patrick Romeo Djawa/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT – Komandan Kodim 1625/Ngada Letkol CZI Luqman Nur Hakim bersama Kapolres Ngada AKBP Rio Cahyowidi membagi-bagikan masker di kota Bajawa, Kamis (10/09/2020).

Pembagian masker yang diikuti anggota Polres dan Kodim itu dilakukan pada empat titik yang menjadi pusat keramaian. Empat titik tersebut, yakni traffic light Kota Bajawa, perlimaan pusat pertokoan Bajawa, simpang empat Kodim 1625/Ngada, dan pertigaan susteran Karmel Bajawa.

Kapolres Ngada Rio Cahyowidi mengatakan, pembagian masker itu merupakan program Mabes Polri yang wajib dijalankan seluruh jajaran kepolisian di tanah air. Melalui program tersebut, pihak kepolisian bekerjasama dengan pihak-pihak terkait untuk membiasakan penggunaan masker.

Di wilayah Polres Ngada, pihaknya bekerjasama dengan Kodim 1625/Ngada. Kapolres dan Dandim berharap pembagian masker itu dapat menyadarkan masyarakat untuk mematuhi protokol Covid-19 sehingga Ngada bisa menjadi zona hijau hingga pandemi ini berakhir.

“Harapan saya bersama bapak Dandim, hal ini bisa memicu semangat masyarakat untuk patuhi protokol kesehatan, agar Kabupaten Ngada bisa zona hijau sampai berakhir pandemi Covid-19,” ujar Rio.

Untuk kegiatan tersebut, mereka membagikan 800 masker. Masker sebanyak itu disediakan oleh Kapolres sebanyak 500 buah, sedangkan oleh Dandim sebanyak 300 buah.

Penulis: Patrick Romeo Djawa
Editor: Yohanes

Ngada
Previous Article10.270 Pelaku Usaha Terdaftar di Ende, Valentinus: Tidak Semua Terima 2,4 Juta
Next Article Langgar Protokol Kesehatan, 3 Bupati Petahana di NTT Dapat Teguran Mendagri

Related Posts

Keluarga Selviana Tijung Adukan Kematian Ibu Hamil ke DPRD Manggarai Timur

6 September 2026

Kasus Kematian Bumil Korban Gempa di Matim, Aktivis Desak Copot Dirut RSUD Borong

4 September 2026

RSUD Borong Klaim Ibu Hamil Minta Maaf ke Nakes, Suami: Itu Omong Kosong

3 September 2026
Terkini

KPAI Soroti Dugaan Kekerasan Seksual terhadap 13 Anak SD di Sumba Barat

14 September 2026

Ketika Manusia Menghapus Wajah Sesamanya

13 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.