Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Gara-gara Debu Proyek Jalan, Dua Warga di Ngada Nyaris Adu Jotos
NTT NEWS

Gara-gara Debu Proyek Jalan, Dua Warga di Ngada Nyaris Adu Jotos

By Redaksi26 September 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kondisi jalan Bajawa - Poma yang dikerjakan oleh PT Nunu Rada Bata, (Foto: Patrick/VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT- Dua pemuda asal Kabupaten Ngada nyaris adu jotos pada ruas jalan Bajawa – Poma, Jumat (25/09/2020) malam, sekitar pukul 20.15 Wita.

Keduanya sempat terlibat pertengkaran hebat sebelum akhirnya dilerai pengguna jalan lain.

Insiden adu mulut itu bermula ketika dua kendaraan roda dua yang saling beriringan itu mulai memasuki lokasi proyek pengerjaan peningkatan ruas jalan Bajawa – Poma, tepatnya segmen dua di dekat Jembatan Wulabhara.

Proyek yang dikerjakan oleh PT Nunu Rada Bata dengan pagu anggran sebesar Rp10,7 miliar lebih itu, hingga kini dibiarkan tanpa ada aktivitas pekerjaan.

Disaksikan langsung VoxNtt.com, mula-mula sepeda motor Honda CBR tanpa nomor polisi yang berada di posisi depan tiba-tiba disalip kendaraan Honda Win yang dikendarai seorang pemuda.

Kondisi jalanan yang berdebu diduga menjadi pemicu amarah pemilik kendaraan Honda CBR. Saat kejadian pemuda itu sedang memboncengi seorang wanita bersama seorang bayi yang diperkirakan baru berusia 1 tahun.

Pemilik Honda CBR kemudian memacu kendaraannya untuk memperingatkan pemilik kendaraan Honda Win untuk melambat laju kendaraan dengan alasan debu. Namun rupanya pemilik Honda Win tidak terima dengan teguran itu.

“Ini jalan umum, bukan jalan pribadi,” kata pemilik kendaraan Honda Win yang kemudian dibalas dengan ancaman dari pemilik Honda CBR.

Mereka kemudian melanjutkan perjalanan setelah dilerai pengguna jalan lain.

Tomas, salah satu warga Poma meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi NTT segera memanggil direktur PT Nunu Rada terkait kondisi proyek itu.

Permintaan itu disampaikan menyusul kondisi proyek yang terbengkalai. Hal ini tentu saja sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama masalah kesehatan akibat debu dari material proyek.

“Pemprov NTT tolonglah, suruh ini perusahaan untuk selalu siram, kami yang rumah pinggir jalan ini, sudah tidak bisa tahan lagi dengan debu ini,” ujar Tomas.

Kadis PUPR Provinsi NTT Maksi Nenabu, beberapa pekan lalu sempat berjanji akan meneruskan materi konfirmasi VoxNtt.com kepada pengawas dinas yang ditugaskan untuk mengawasi pekerjaan itu.

“Baik.. tq infonya. Sy teruskan ke petugas,” balasnya melalui pesan WhatsApp.

Hingga kini, belum ada informasi lanjutan terkait sikap tegas yang akan diambil Dinas PUPR Provinsi NTT terhadap kondisi proyek itu.

Sementara, Direktur PT Nunu Rada Bata, An Wijaya hingga kini belum berhasil dikonfirmasi.

Penulis: Patrick Romeo Djawa
Editor: Ardy Abba

Ngada
Previous ArticleDPP Reo Keberatan dengan Studi AMDAL Tambang Batu Gamping
Next Article Gubernur NTT Kukuhkan 6 Penjabat Sementara Bupati, Berikut Nama-namanya

Related Posts

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
Terkini

100 Siswa di Golo Mori Ikut Program Generasi Sehat Peringati Hari Anak Nasional

23 Juli 2026

40 Peserta Kwarcab Pramuka Manggarai Barat Ikut Jambore Daerah NTT X dan Jambore Nasional XII 2026

23 Juli 2026

Fandis Nggarang Kritik Dugaan “Cawe-Cawe” Alumni dan Politik Uang dalam Kongres PMKRI

23 Juli 2026

Kepala SMPN Satap Munde Bantah Dugaan Pungli, Sebut Uang dari Orangtua Bersifat Sukarela

22 Juli 2026

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.