Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Jumlah Kasus Covid-19 Bertambah, Pemkab Belu Kembali Keluarkan Kebijakan Belajar dari Rumah
KESEHATAN

Jumlah Kasus Covid-19 Bertambah, Pemkab Belu Kembali Keluarkan Kebijakan Belajar dari Rumah

By Redaksi4 November 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belu, Jhoni Mali (Foto: Marcel Manek/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua, Vox NTT- Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Belu sebanyak empat orang, di mana terjadi penambahan sebanyak dua kasus. Data tersebut berdasarkan rilis resmi Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu, Selasa (03/11/2020).

Dari total empat kasus tersebut, dua pasien saat ini sedang menjalani proses karantina mandiri. Sementara satu pasien dirawat di RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua dan satu pasien lagi sedang dirawat di RS.SK Lerik, Kupang.

Menyikapi hal ini, Pemerintah Kabupaten Belu mengeluarkan kebijakan berupa edaran yang ditujukan kepada, para kepala PAUD, TK, SD dan SLTP se-kabupaten Belu itu.

Surat edaran itu  isinya meminta para kepala satuan pendidikan untuk kembali melaksanakan kegiatan Belajar dari Rumah (BDR).

Kegiatan Belajar dari Rumah sebagaimana dimaksud dalam edaran yang diparaf Pjs. Bupati Belu Zakarias Moruk itu, direncanakan akan mulai berlaku terhitung besok, Kamis 5 Oktober 2020 hingga waktu yang tidak ditentukan sampai keadaan penanganan Covid-19 di Belu menjadi normal.

Meski ditetapkan kebijakan Belajar dari Rumah, para guru diminta untuk tetap berada di sekolah sepanjang kebijakan ini diberlakukan dan para guru dilarang untuk bepergian ke luar daerah.

Terkait kebijakan belajar dari rumah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belu Jhoni Mali mengatakan, pada prinsipnya pihaknya siap untuk melakukan kegiatan Belajar dari Rumah.

“Surat edaran itu dari dinas. Pada prinsipnya kita siap melaksanakan kebijakan BDR baik secara online maupun offlline,” jelas Kadis Jhoni ketika dikonfirmasi VoxNtt.com, Selasa malam.

Penulis: Marcel Manek
Editor: Ardy Abba

Belu Virus Corona
Previous ArticleSambut Program Kampung Inggris, Kades Waturaka: Ini Peluang untuk Desa Wisata
Next Article Massa Paket Deno- Madur Laporkan Anggota Laskar 88 ke Polres Manggarai

Related Posts

Kasus Kekerasan Anak di Manggarai Timur Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Kanal “Pro-Puan Matim”

20 Mei 2026

PPK Sebut Plafon Ambruk di Puskesmas Narang Tidak Masuk Pengerjaan Rehabilitasi

16 Mei 2026

Plafon Puskesmas Narang Ambruk Saat Pelayanan, Petugas Soroti Proyek Rehabilitasi

15 Mei 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.