Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Soal Polemik Pembangunan di TN Komodo, Begini Komentar Gubernur NTT
HEADLINE

Soal Polemik Pembangunan di TN Komodo, Begini Komentar Gubernur NTT

By Redaksi4 November 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat saat diwawancarai awak media di Kantor DPRD NTT, Rabu, 4 November 2020 (Foto : Vox NTT/Tarsi Salmon)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat merespon terkait polemik pembangunan Jurassic Park di Kawasan Taman Nasional Komodo (TNK), Labuan Bajo, NTT.

Ia menilai pembangunan tersebut demi pelestarian ekosistem komodo dan keselamatan pengunjung yang masuk ke sana.

“Bagus itu. Desainnya bagus sekali, ” kata Laiskodat kepada wartawan di Kupang usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD NTT, Rabu (04/11/2020).

Menurut Viktor, pembangunan Jurassic park itu tidak menganggu habitat Komodo. Kata dia, Kawasan tersebut dipakai untuk untuk umum.

“Itukan untuk dikelola. Ekosistemnya bisa berjalan dengan baik, ” katanya.

Dengan pembangunan itu kata dia, setiap pengunjung ke sana tidak mengalami bahaya, karena mereka punya jalan tersendiri.

“Tidak seperti kemarin-kemarin. Sekarang bagus itu. Penataannya bagus sekali, “pungkasnya.

Sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengembangkan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Super Prioritas Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Salah satu kawasan yang akan mengalami perubahan desain secara signifikan adalah Pulau Rinca. Pulau ini bakal disulap menjadi destinasi wisata premium dengan pendekatan konsep geopark atau wilayah terpadu yang mengedepankan perlindungan dan penggunaan warisan geologi dengan cara yang berkelanjutan.

Master Plan Rencana Pembangunan Sarana dan Prasarana Geopark di Pulau Rinca

Konsep pengembangan Geopark ini popular dinamakan “Jurassic Park”.

Melalui Ditjen Cipta Karya, Kementerian PUPR telah menganggarkan Rp 69,96 miliar untuk menata kawasan Pulau Rinca.

Adapun bangunan yang akan dibangun meliputi bangunan pusat informasi, sentra suvenir, kafe, dan toilet publik.

Kemudian dibangun pula kantor pengelola kawasan, selfie spot, klinik, gudang, ruang terbuka publik, penginapan untuk peneliti, dan pemandu wisata (ranger).

Selain itu, juga tersedia area trekking untuk pejalan kaki dan selter pengunjung didesain melayang atau elevated agar tidak mengganggu lalu lintas Komodo.

Untuk meningkatkan kualitas dermaga di Pulau Rinca, dibangun pula sarana dan prasarana pengaman pantai dan dermaga Loh Buaya yang akan dilaksanakan oleh Ditjen Sumber Daya Air pada tahun 2020 ini. (VoN).

Penulis : Tarsi Salmon

Editor : Irvan K

Gubernur NTT Komodo Kota Kupang Pulau Komodo TN Komodo Viktor Bungtilu Laiskodat
Previous ArticleAyam Tabungan Masyarakat, Mesin Pencari Suara yang Kedaluwarsa?
Next Article IE RAI Terpilih, Kesejahteraan Pegawai di Sarai Akan Diperhatikan

Related Posts

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.