Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Angka Covid-19 Kian Meningkat, Dua Minggu ke Depan Anak Sekolah di Matim Belajar di Rumah
KESEHATAN

Angka Covid-19 Kian Meningkat, Dua Minggu ke Depan Anak Sekolah di Matim Belajar di Rumah

By Redaksi17 Januari 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sekda Manggarai Timur Boni Hasudungan. (Foto: Ist)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Virus Corona kian mewabah di Manggarai Raya, sebutan untuk Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat dan Manggarai Timur. Angka pasien yang terpapar oleh virus yang berasal dari Wuhan, China itu pun kian meningkat.

Sebagai salah satu langkah antisipasi, Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur pun mengeluarkan kebijakan terhadap dunia pendidikan.

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Manggarai Timur Boni Hasudungan Siregar mengatakan, mulai Senin, 18 Januari 2021 hingga dua minggu ke depan anak-anak sekolah belajar di rumah.

Kebijakan itu terpaksa diambil menyusul angka warga yang terpapar Covid-19 tiap hari semakin meningkat di Manggarai Raya. Boni menilai peningkatan ini sangat signifikan.

Baca Juga: Bupati Agas Dikarantina di Rujab Setelah Positif Rapid Test Antigen

“Dengan mempertimbangkan tingkat penyebaran Covid-19 di Manggarai Raya meningkat sangat signifikan dari hari ke hari, mulai besok sampai du minggu ke depan anak-anak belajar di rumah dulu,” kata Sekda Manggarai Timur itu kepada VoxNtt.com, Minggu (17/01/2021).

Surat resmi atas kebijakan ini, kata dia, baru akan disampaikan ke setiap sekolah Senin esok, 18 Januari 2021.

Boni mengatakan, kebijakan ini berlaku untuk SD dan SMP yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten. Sedangkan untuk SMA, masih menunggu koordinasi Dinas PPO Provinsi NTT dengan koordinator pengawas (korwas) pendidikan menengah.

“Sedangkan untuk SMA segera kita koordinasikan dahulu paling lambat besok sudah ada kepastian. Untuk SMA baru bisa saya sampaikan setelah Kadis PPO koordinasi dengan korwas pendidikan menengah,” pungkas Boni.

Penulis: Leo Jehatu
Editor: Ardy Abba

Boni Hasudungan Boni Hasudungan Siregar Manggarai Timur Matim Virus Corona
Previous ArticleBupati Agas Dikarantina di Rujab Setelah Positif Rapid Test Antigen
Next Article Manggarai Mencekam, Corona Kembali Makan Korban

Related Posts

Mahasiswa Jakarta Gelar Aksi Peduli Gempa Flores NTT

19 Agustus 2026

PDI Perjuangan Tak Hanya Salurkan Logistik, Perhatian Kesehatan Korban Bencana Jadi Prioritas

19 Agustus 2026

PDI Perjuangan Manggarai Timur Dirikan 22 Dapur Umum untuk Korban Gempa Flores

18 Agustus 2026
Terkini

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Sepekan Pascagempa, Armada Kemanusiaan BKH-Stevi Harman Tak Henti Mengirim Bantuan Susulan

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.