Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Tolak Rawat di RSUD SoE, Pasien Probable Covid-19 Meninggal Dunia
KESEHATAN

Tolak Rawat di RSUD SoE, Pasien Probable Covid-19 Meninggal Dunia

By Redaksi26 Januari 20211 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Juru bicara Satgas Covid-19 TTS, Deny Nubatonis
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

SoE, Vox NTT-Seoarang pasien probable Covid-19 di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) akhirnya meninggal dunia, Selasa (26/01/2021) pagi ini.

Meninggalnya pasien probable berinisial SL, asal Desa Supul, Kecamatan Kuatnana, TTS ini terjadi setelah pada Senin (25/01/2021) malam menolak untuk dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) SoE secara Covid-19.

Juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten TTS, Deny Nubatonis, membenarkan informasi ini.

“Pasien probable Covid-19 tersebut saat pemeriksaan oleh tim medis menunjukkan gejala kritis berat. Para medis sudah meminta agar diisolasi. Namun yang bersangkutan dan keluarga minta agar pulang ke rumah, Senin (25/01/2021) malam,” ujar Deny Nubatonis.

Pada Selasa (26/01/2020) pagi, ujar Nubatonis, pihaknya mendapatkan informasi kalau pasien tersebut sudah meninggal dunia.

“Untuk mengantisipasi penularan virus maka tim Gugus Tugas Covid-19 TTS sudah berada di lokasi untuk memberikan edukasi agar pemakaman dilakukan secara protokol Covid-19,” jelasnya.

Lebih lanjut Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi (Infokom) TTS ini, mengatakan, tim gugus tugas juga segera melakukan tracing dan investigasi kontak pada keluarga pasien tersebut.

“Masyarakat akan terus diedukasi sehingga bisa mengerti dan paham benar Covid-19. Masyarakat juga diminta untuk mentaati semua protokol penanganan medis sehingga tidak membahayakan diri sendiri maupun keluarga dan lingkungan,” harap Nubatonis.

Penulis: Long
Editor: Ardy Abba

TTS Virus Corona
Previous ArticlePresiden Biden Larang WNA dari 30 Negara untuk Masuk Amerika
Next Article Masyarakat Berkerumun Saat Pemakaman Pasien Probable Covid-19 di TTS

Related Posts

Pembeli Puas, Lapak Ikan Brigadir Oebesa Klaim Kantongi Izin Lengkap dan Kelola Limbah dengan Baik

23 Juni 2026

Kasus Kekerasan Anak di Manggarai Timur Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Kanal “Pro-Puan Matim”

20 Mei 2026

PPK Sebut Plafon Ambruk di Puskesmas Narang Tidak Masuk Pengerjaan Rehabilitasi

16 Mei 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.