Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Satu Pasien Covid-19 asal Matim Meninggal Dunia
KESEHATAN

Satu Pasien Covid-19 asal Matim Meninggal Dunia

By Redaksi6 Maret 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Harir (40), pasien Covid-19 asal Borong, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur meninggal dunia, Sabtu (06/03/2021).

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Daerah Manggarai Timur Jefrin Haryanto mengatakan, Harir meninggal dunia di RSUD dr. Ben Mboi Ruteng pasa pukul 02.40 dini hari.

Haryanto mengisahkan, pada 19 Februari 2021 lalu, Harir melakukan pemeriksaan di Lab Apotik Cito dengan hasil rapid test antigen positif. Saat itu, dia mengalami batuk dan keadaan umum lemas.

“Saat itu juga dibawa ke Shelter Pemda Matim untuk dirawat,” terang Haryanto.

Selanjutnya, pada 24 Februari 2021 ia dirujuk ke RUSD dr. Ben Mboi Ruteng dan dirawat di ruang isolasi Covid-19.

“Hasil PCR-nya keluar tanggal 3 Maret 2021 dengan hasil positif,” katanya.

Harir sendiri, kata Haryanto, memiliki riwayat gangguan jantung dan obesitas.

Ia menambahkan, tim gugus tugas Covid-19 Manggarai Timur sudah melakukan karantina para pihak yang kontak erat dengan almarhum Harir.

Dua di antaranya positif. Satu orang dirawat di ruangan isolasi RUSD Ben Mboi Ruteng dan satu orang dirawat di Shelter Pemda Matim.

“Pagi ini gugus tugas menjemput almarhum di RSUD Ben Mboi Ruteng dengan penerapan protokol Covid-19,” jelas Haryanto.

Tim gugus tugas juga akan memakamkan jasad Harir dengan menerapkan protokol Covid-19. Ia dimakamkan di pemakaman Muslim Wae Reca, Borong.

Penulis: Leo Jehatu
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur Matim Virus Corona
Previous ArticleDituding Rekrut Teko Diam-diam, Begini Respons Kadis P&K NTT
Next Article Ketum PRD, Agus Jabo Priyono: Lebih Baik Tunggu Vaksin Nusantara Buatan Terawan

Related Posts

Hampir Sebulan Jebol, Crosway Wae Musur Hilir Belum Ditangani Pemkab Manggarai Timur

12 Juni 2026

Kasus Dugaan Korupsi Eks Kadis DP3AKB Manggarai Timur Didorong Masuk Ranah Hukum

23 Mei 2026

Warga Rana Mese Titip Harapan Jembatan Permanen di Wae Musur kepada DPRD Matim

22 Mei 2026
Terkini

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.