Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Terkendala Jaringan, Air PAM di Satarmese Utara Tidak Stabil
Regional NTT

Terkendala Jaringan, Air PAM di Satarmese Utara Tidak Stabil

By Redaksi11 Maret 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Direktur PDAM Tirta Komodo Klemens Man saat mendengar keluhan masyarakat Desa Nao, Kecamatan Satarmese Utara di Kantor Desa Persiapan Compang Wotol, Rabu (10/03/2021). (Foto: Igen Padur/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Direktur PDAM Tirta Komodo Klemens Man mengatakan, persoalan utama hingga tidak stabilnya aliran air bersih di Desa Nao, Kecamatan Satarmese Utara, Kabupaten Manggarai disebabkan kondisi jaringan.

Ia mengatakan hal itu kepada wartawan usai menggelar kegiatan diskusi bersama masyarakat di Kantor Desa Persiapan Compang Wotol, Rabu (10/03/2021) siang.

Klemens berjanji akan membenahi persoalan tersebut agar masyarakat tidak mengalami kesulitan air bersih.

“Ini bukan karena debit melainkan jaringan. Ini kan daerah berbukit-bukit. Sehingga yang dibenahi kedepan adalah jaringan,” ujarnya.

Namun demikian, Klemens juga mengakui bahwa sampai kini belum ada penyerahan aset dari Dinas Pekerjaan Umum dan Pekerjaan Umum (PUPR) kepada PDAM. Ia tidak tahu-menahu tentang alasan Dinas PUPR hingga kemudian belum menyerahkan aset tersebut kepada PDAM.

“Nanti adek-adek tanya itu kepada PU. Kenapa itu belum diserahkan? Karena saya ada di hilir,” imbuh Klemens.

Sementara itu, penjabat Sementara Kepala Desa Persiapan Compang Wotol Fransiskus Burung mengatakan, masyarakat desanya menaruh harapan kepada PDAM untuk mengelola air.

Ia mengharapkan pula agar PDAM benar-benar merawat keyakinan masyarakat desanya dengan baik.

“Kami beri ini air karena kami percaya PAM itu orangnya. Mereka punya keahlian. Kemudian kepada Bupati sebagai pemegang kuasa anggaran, tolong bantulah PAM ini. Selesaikan masalah perpipaan yang kurang bagus. Supaya air ini bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

Fransiskus menambahkan, persoalan air bersih di desanya membuat Pemda Manggarai perlu memikirkan langkah-langkah solutif. Hal itu agar masyarakat tidak mengalami kesulitan air bersih.

“Mudah-mudahan saja bupati mendengarkan ini, dengan bermasalahnya air di Desa Nao, ini menjadi cikal bakal supaya air di Manggarai bisa diurus dengan baik,” tegasnya.

Sebagai informasi, pada Selasa (09/03/2021) beberapa perwakilan masyarakat Desa Nao datang menemui Bupati Manggarai Herybertus G.L. Nabit.

Mereka datang untuk melaporkan kondisi air di desa tersebut yang tidak stabil. Di satu sisi, mereka harus membayar uang iuran bulanan walau kondisi airnya tidak lancar.

Kala itu, Nabit meminta Klemens Man, direktur PDAM Tirta Komodo agar menyelesaikan masalah tersebut.

“Saya minta pa Klemens agar menyelesaikan masalah ini dengan baik dan cepat. Terkait keluhan masyarakat ini, saya minta agar airnya tak boleh dimatikan oleh pegawai PDAM tapi oleh masyarakat sendiri,” kata Nabit.

Penulis: Igen Padur
Editor: Ardy Abba

Manggarai PDAM Thirta Komodo
Previous Article46 Ribu Lahan Tidur di Manggarai Timur Berpotensi untuk Pengembangan Tanaman Sorgum
Next Article Polisi Amankan Pelaku Penganiayaan di Labuan Bajo

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Musda IV Partai Golkar Nagekeo, Jalan Mulus untuk Robby Tulus

5 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.