Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Curi Dua Unit Sepeda Motor, Siswa SMP di Matim Diringkus Aparat
HUKUM DAN KEAMANAN

Curi Dua Unit Sepeda Motor, Siswa SMP di Matim Diringkus Aparat

By Redaksi26 Maret 20213 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
AM (tengah) saat diamankan aparat kepolisian, Jumat (26/03/202) (Foto: Dok. Polsek Lamba Leda)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Aksi pencurian AM (16), siswa kelas 2 SMP asal Kampung Ntaur, Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) tidak berlangsung lama.

Ia keburu diringkus aparat kepolisan setelah mencuri dua unit sepeda motor. Ia melancarkan aksinya dalam dua hari pada 24-25 Maret 2021 subu di Dampek, Desa Satar Padut.

AM ditangkap di Kampung Wolo Kune, Desa Natatoto, Kecamatan Wolowae, Kabupaten Nagekeo, Jumat (26/03/2021).

Ia berhasil ditangkap berkat kerja sama antara Kapolsek Lamba Leda Aiptu Stanis Jemadu, Kanit Intel Bripka Laurensius Pitang, Kanit Reskrim Aipda Viktor Wood Dapatalu, dan anggota Bripka Petrus Rikardus dan Bripka Muhamad Nur dengan aparat kepolisian di Nagekeo.

Kapolsek Lamba Leda Aiptu Stanis Jemadu mengungkapkan, pada Rabu, 24 Maret 2021 dini hari, AM mencuri sepeda motor jenis Yamaha Jupiter MX King 150 CC di Kampung Ntaur, Desa Satar Padut.

Sepeda motor milik Serfasius Junedi (29) itu berwarna merah variasi putih dengan nomor polisi EB 4373 EK.

“Entah kenapa, motor jenis Yamaha Jupiter MX itu ditinggal pelaku di sekitar wilayah tempat kejadian perkara, tepatnya di belakang bangunan mesin giling padi dan ditemukan warga pada siang hari Rabu (24/03/2021). Sepeda motor Jupiter MX pun berhasil diamankan kembali,” terang Aiptu Stanis dalam rilis yang diterima VoxNtt.com, Jumat malam.

Warga setempat sempat heboh mendengar berita kehilangan motor, yang mana saat itu belum diketahui pelakunya.

Menurut Aiptu Stanis, saat itu AM merasa diri terancam. Ia lalu bersembunyi di hutan sepanjang hari dan malam baru muncul di Pastoran Paroki Dampek. 

AM muncul dengan pura-pura menangis kelaparan. Penghuni pastoran yang iba kemudian melayaninya dengan memberikan makanan.

Setelah makan, pada Kamis malam (25/03/2021), AM nekat mencuri sepeda motor jenis Verza milik Pastor Paroki Dampek RD. Tarsisius Tombor, Pr.

Tidak hanya sepeda motor, AM juga mencuri sebuah handpone Ipad merk Samsung milik pastor berumur 46 tahun itu.

Setelah berhasil mencuri, AM selanjutnya melarikan diri ke Kampung Wolo Kune, Desa Natatoto, Kecamatan Wolowae, Kabupaten Nagekeo.

Ke sana, ia membawa lari sepeda motor bernomor polisi EB 3831 EN dan satu buah handpone Ipad merk Samsung milik Pastor Tarsi.

Aparat kepolisian kemudian sigap setelah mendapat informasi dari warga perihal kasus pencurian tersebut. Mereka pun berhasil meringkus AM di Kampung Wolo Kune, Desa Natatoto, Kecamatan Wolowae, Kabupaten Nagekeo.

Sementara itu, Plt. Camat Lamba Leda Utara Agustinus Supratman mengapresiasi kinerja pihak Polres Manggarai Timur melalui Polsek Lamba Leda dan Polres Nagekeo.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada aparat kepolisian karena telah bekerja ekstra keras dalam mengungkap dan menangkap pelaku pencurian motor di wilayah Dampek, Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara.

“Kerja teman-teman di Polsek Lamba Leda luar biasa baiknya. Responsnya bagus dan reaksinya cepat. Kini masyarakat Lamba Leda Utara merasa aman, karena pelaku sudah ditangkap,” kata Agus.

Penulis: Ardy Abba

Kabupaten Manggarai Matim Polres Matim Polsek Lamba Leda
Previous ArticleTakut Jarum Suntik, Jurnalis di Nagekeo Dipeluk Dokter Ellya Dewi
Next Article Curah Hujan Rendah, Ribuan Hektare Sawah di Biboki Anleu TTU Terancam Gagal Panen

Related Posts

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Mantan Kadis DP3AKB Manggarai Timur Diperiksa Kejari Manggarai Terkait Dugaan Korupsi Anggaran

22 Juni 2026
Terkini

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.