Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Hasil Rapid Test Antigen 40 Warga Wae Waru Negatif
KESEHATAN

Hasil Rapid Test Antigen 40 Warga Wae Waru Negatif

By Redaksi6 April 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sejumlah warga Kampung Wae Waru saat mengikuti kegiatan rapid test antigen, Selasa (06/04/2021) (Foto: Dok. Agustinus Supratman)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Hasil rapid test antigen terhadap 40 warga Kampung Wae Waru, Desa Golo Mangung, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur negatif.

Ke-40 warga tersebut dilakukan rapid test antigen setelah sebelumnya ada 9 warga di kampung itu yang diketahui positif Covid-19. Mereka positif Covid-19 berdasarkan hasil rapid test antigen.

BACA JUGA: Sembilan Warga Lamba Leda Utara Positif Rapid Test Antigen

Sebagai tindak lanjut dari temuan itu, Satgas Covid-19 Kecamatan Lamba Leda Utara bekerja sama dengan Satgas Desa Golo Mangung kemudian melakukan rapid test antigen sars-cov-2 (Covid-19) terhadap 40 warga yang kontak erat dengan 9 pasien tersebut, Selasa (06/04/2021).

Hasilnya, empat 40 warga yang diambil sampel rapid test antigen dinyatakan negatif.

Plt. Camat Lamba Leda Utara Agustinus Supratman menegaskan, rapid test antigen harus dilakukan secepatnya demi upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah itu.

Agus mengaku, masyarakat di Kampung Wae Waru antusias mengikuti pemeriksaan rapid test antigen, meski memang sebelumnya sempat takut.

Namun setelah diberikan sosialisasi atau edukasi terkait maksud dan tujuan serta manfaat dari rapid test antigen, kata Agus, masyarakat akhirnya paham. Mereka pun dengan rela mendaftarkan diri untuk ikut rapid test antigen.

“Pemerintah Kecamatan Lamba Leda Utara dalam hal ini Satgas Covid-19 akan berusaha semaksimal mungkin melakukan berbagai upaya dalam menghentikan laju penyebaran Covid-19 di Kecamatan Lamba Leda Utara,” ujar Agus.

Ia berharap agar masyarakat tetap waspada dan patuh, serta taat terhadap protokol kesehatan. Masyarakat juga diharapkan untuk tetap mengikuti petunjuk pemerintah setempat demi kebaikan bersama.

Penulis: Ardy Abba

Lamba Leda Utara Matim Virus Corona
Previous ArticleBupati TTU Segera Tetapkan Status Siaga Bencana
Next Article Melki Laka Lena Ucapkan Dukacita Atas Meninggalnya Daniel Dhaki Dae dan Umbu Landu Paranggi

Related Posts

Kejaksaan Manggarai Akui Dampingi Proyek Hotmix Rp14,4 Miliar di Matim, Dugaan Material Ilegal Akan Diteruskan

29 Juli 2026

Proyek Hotmix Watu Cie-Deno Senilai Rp14 Miliar Diduga Gunakan Material Ilegal, Kontraktor dan Dinas PUPR Bungkam

28 Juli 2026

Kepala SMPN Satap Munde Bantah Dugaan Pungli, Sebut Uang dari Orangtua Bersifat Sukarela

22 Juli 2026
Terkini

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026

Camat Welak: Pembangunan SPPG 3T Watu Umpu Capai 90 Persen

31 Juli 2026

Julie Laiskodat Sosialisasikan UU Sektor Keuangan di Manggarai, Soroti Bahaya Judi Online

31 Juli 2026

DPRD Manggarai Soroti Maraknya Judi Online, Sebut Ancam Ekonomi dan Kehidupan Sosial

30 Juli 2026

Diduga Aniaya Nelayan, Oknum Wartawan dan Seorang Waria di Nagekeo Dipolisikan

30 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.