Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Soal Proyek Lapen di Cibal yang Rusak, Begini Respons Kontraktor
Regional NTT

Soal Proyek Lapen di Cibal yang Rusak, Begini Respons Kontraktor

By Redaksi15 April 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Direktur CV Cahaya Golo Marang Wilhelmus Wijaya saat memberikan komentar kepada VoxNtt.com pada Kamis (15/04/2021) di Ruteng. (Foto: Igen Padur/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Proyek lapisan penetrasi (lapen) macadam yang menghubungkan Desa Perak, Bea Mese dan Golo di Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah rusak.

Hingga kini proyek yang dikerjakan tahun 2020 itu tidak kunjung diperbaiki CV Cahaya Golo Marang, sebagai kontraktor pelaksana.

Meski begitu, Direktur CV Cahaya Golo Marang Wilhelmus Wijaya berjanji akan melakukan perbaikan. Namun ketika ditanya tentang kapan waktu perbaikan, pihaknya belum memberikan informasi pasti.

Ia beralasan keterlambatan perbaikan karena anak buah dan supirnya belum masuk kerja.

Kondisi proyek lapen di Kampung Tungku, Desa Golo, Kecamatan Cibal yang mengalami kerusakan. (Foto: Igen Padur/Vox NTT)

“Saya belum pastikan karena saya punya anak buah sama supir juga belum masuk sampai hari ini. Tadi saya minta pertimbangan itu sama pak Jhon (PPK PUPR) . Pak Jhon bilang iya, tinggal tunggu kepastian dari ite saja,” ujar Wijaya di Ruteng, Kamis (15/04/2021) siang.

Ia mengaku pada Februari 2021 lalu, pihaknya mendapatkan teguran dari PPK. Namun, kala itu ia tidak melakukan perbaikan karena hujan terus menerus mengguyur.

Sebagai informasi, proyek lapen tersebut sudah di PHO pada 20 Oktober 2020 yang lalu. Sejak 21 Oktober 2020 hingga 21 Oktober 2021 mendatang, proyek yang menelan anggaran Rp373.108.900,00 itu masih berstatus pemeliharaan.

Baca di sini sebelumnya: Proyek Lapen di Kecamatan Cibal Diduga Dikerjakan Asal Jadi

Penulis: Igen Padur
Editor: Ardy Abba

Dinas PUPR Manggarai Manggarai
Previous ArticleUsul Tambah 27 THL di Tengah Krisis, Pengamat: Pemda Manggarai Harus Punya “Sense of Crisis”
Next Article Gorong-gorong di Desa Pong Ruan Jebol, Keselamatan Pengendara Terancam

Related Posts

Edi Hardum Minta Menteri HAM Awasi Penanganan Laporan Bupati Hery Nabit di Polres Manggarai

4 Juni 2026

Advokat Publik Nilai Laporan Bupati Manggarai terhadap Edi Hardum Tidak Sesuai Mekanisme UU Pers

3 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.