Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Usul Tambah 27 THL di Tengah Krisis, Pengamat: Pemda Manggarai Harus Punya “Sense of Crisis”
Regional NTT

Usul Tambah 27 THL di Tengah Krisis, Pengamat: Pemda Manggarai Harus Punya “Sense of Crisis”

By Redaksi15 April 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Dosen FISIP Undana, Yohanes Jimmy Nami
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Langkah Pemerintah Kabupaten Manggarai dalam mengusulkan penambahan 27 staf tenaga harian lepas (THL) di tengah situasi keuangan daerah yang mengalami krisis akibat pandemi Covid-19 memantik sorotan.

Pengamat sosial politik asal Undana Kupang Yohanes Jimmy Nami menegaskan, situasi dan kondisi saat ini penting disadari oleh pemerintah daerah sebagai eksekutor pembangunan.

“Situasi yang kita hadapi sekarang ini bukan situasi biasa, kita harapkan logika anggaran Pemda Manggarai dapat mengafirmasi kondisi tersebut,” jelas Dosen Ilmu Politik Undana itu, Kamis (15/04/2021) sore.

Dalam situasi dan kondisi seperti itu, Pemda menurut Jimmy, harus punya “sense of crisis” atau kepekaan terhadap krisis.

Apalagi saat ini pandemi Covid-19 masih mewabah. Diperparah bencana alam badai siklon tropis Seroja baru saja terjadi. Hal ini sebenarnya harus diwaspadai sejak dini.

Untuk itu, Jimmy mengusulkan agar sebaiknya Pemda Manggarai melakukan rekruitmen secara bertahap.

Usulan rekruitmen secara bertahap itu dilakukan jika memang benar-benar dibutuhkan untuk menunjang kerja kepala daerah.

“Sehingga anggaran yang ada bisa dialokasikan bagi basic needs masyarakat yang terdampak langsung pandemi atau bencana alam,” tuturnya

“Rekruitmen bertahap dari sisi jumlah, misalkan tahun ini sebagian dulu dan dalam penganggaran tahun berikut bisa diakomodir rekruitmen tahap berikutnya,” tutupnya.

Baca di sini sebelumnya: Di Tengah Krisis Keuangan Daerah, Pemkab Manggarai Usul Penambahan 27 THL

Penulis: Igen Padur
Editor: Ardy Abba

Manggarai Yohanes Jimmy Nami
Previous ArticleKomunitas KitaBisa.com Bantu Korban Bencana Alam di NTT
Next Article Soal Proyek Lapen di Cibal yang Rusak, Begini Respons Kontraktor

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Edi Hardum Minta Menteri HAM Awasi Penanganan Laporan Bupati Hery Nabit di Polres Manggarai

4 Juni 2026

Advokat Publik Nilai Laporan Bupati Manggarai terhadap Edi Hardum Tidak Sesuai Mekanisme UU Pers

3 Juni 2026
Terkini

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.