Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pendidikan NTT»Sudah 4 Hari Jaringan Sinyal Telkomsel Hilang, Sejumlah Sekolah Batalkan Ujian Kenaikan Kelas
Pendidikan NTT

Sudah 4 Hari Jaringan Sinyal Telkomsel Hilang, Sejumlah Sekolah Batalkan Ujian Kenaikan Kelas

By Redaksi7 Juni 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Siswa SMP di Lamba Leda Utara terpaksa ujian di hutan karena jaringan telkomsel hilang
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Sejak hari Jumat 04 – 07 Juni 2021, sinyal jaringan telkomsel hilang di wilayah Dampek dan sekitarnya.

Desa Satar Padut, Satar Kampas dan Golo Mangung, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, menjadi wilayah yang terdampak akibat hilangnya sinyal jaringan telkomsel.

Menurut Plt. Camat Lamba Leda Agus Supratman, sejumlah kegiatan atau pekerjaan yang bergantung pada sinyal jaringan telkomsel terbengkelai.

Bahkan, ia mengaku sejumlah sekolah di wilayah itu membatalkan ujian kenaikan kelas karena ketiadaan sinyal jaringan telkomsel.

Padahal, kata dia, zaman ini kebutuhan akan sinyal jaringan internet untuk online sudah menjadi kebutuhan pokok.

Berbagai pekerjaan menjadi terbengkelai atau terhambat akibat sinyal jaringan hilang.

Semua instansi pemerintahan dan lembaga pendidikan yang kegiatannya pergantung sinyal jaringan menjadi mandek.

Ada pula lembaga pendidikan yang melaksanakan unian kenaikan kelas di hutan di puncak gunung.

Agus mengungkapkan, ada dua tower milik telkomsel di wilayah Lamba Leda Utara, yaitu tower telkomsel Wae Waru, di Desa Golo Mangung dan tower telkomsel Dampek yang terletak di Maki, Desa Satar Kampas.

Kedua tower ini diduga gagal fungsi sehingga sinyal jaringan telkomsel pun hilang.

Agus mengatakan, peristiwa seperti ini bukan baru pertama kali terjadi. Setiap bulan pasti selalu terjadi hilang sinyal jaringan telkomsel di wilayah Dampek.

Terkait hal ini, ia pun meminta pihak telkomsel segera melakukan perbaikan atau mengambil langkah antisipasi.

“Sebelum membengkaknya kerugian akibat ketiadaan sinyal jaringan ini, sebaiknya cepat mengambil tindakan agar persoalan ketiadaan sinyal jaringan di wilayah Dampek dan sekitarnya cepat teratasi,” terang Agus dalam rilis yang diterima VoxNtt.com, Senin (07/06/2021).

Fenomena baru, saat ini masyarakat pada naik ke gunung untuk mencari sinyal baik siang maupun malam hari.

“Bukan tidak mungkin akan muncul masalah sosial bila hal ini terus berlanjut,” katanya.

Untuk itu, pihak telkomsel diminta segera ambil langkah penyelesaian atas situasi ini.

Menurut Agus, masyarakat di wilayah Dampek dan sekitar kecewa dengan situasi ini dan telkomsel bertanggung jawab.

Jehanis Stanislaus, pengawas TK, SD wilayah utara di Kecamatan Lamba Leda Utara dalam rilis itu mengatakan, telkomsel sudah berhasil mengagalkan sejumlah kegiatan atau pekerjaan terjadwal yang bergantung pada sinyal jaringan telkomsel.

“Telkomsel harus bertanggung jawab nanti pada saatnya,” tegas Stanislaus.

Penulis: Ardy Abba

Lamba Leda Utara Matim
Previous ArticleUnika Ruteng Menangkan Hibah PKKM dari Kementerian Pendidikan
Next Article Upaya PT Suzuki Batara Mahkota di Tengah Pandemi Covid-19, Hadirkan Event “Suzuki Fiesta”

Related Posts

SDN Cipedak 01 dan SMP IL Kapten Fatubaa Wakili Indonesia di Ajang AIA Healthiest Schools Asia Pasifik 2026

2 Juni 2026

Kasus Dugaan Korupsi Eks Kadis DP3AKB Manggarai Timur Didorong Masuk Ranah Hukum

23 Mei 2026

Warga Rana Mese Titip Harapan Jembatan Permanen di Wae Musur kepada DPRD Matim

22 Mei 2026
Terkini

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.