Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pendidikan NTT»Dua Ruangan Kelas SMAN 10 Borong Rusak Parah
Pendidikan NTT

Dua Ruangan Kelas SMAN 10 Borong Rusak Parah

By Redaksi11 Juni 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ruangan kelas SMAN 10 Balus rusak parah
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

‍‍Borong, Vox NTT – Sebanyak dua ruangan kelas SMAN 10 Borong, di Desa Balus Permai, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur saat ini rusak parah.

Pantauan VoxNtt.com pada Kamis (10/06/2021), bangunan berlantai tanah dan berdinding pelupu itu sudah mulai lapuk pada bagian tiang dan dindingnya. Demikian pula atapnya yang terbuat dari seng, sudah mulai bocor.

Meski demikian, ruangan tersebut masih digunakan untuk kegiatan belajar mengajar (KBM). Walaupun siswa dua rombongan belajar yang menggunakan ruangan tersebut merasa sangat terganggu dan terancam jika sewaktu-waktu ambruk.

“Yah, mau tidak mau, suka tidak suka karena hanya ini saja gedungnya,” ungkap Yati Yultiana Martin, siswi kelas XI IPA.

Lanjut Yulti, kalau musim hujan dan angin, mereka tidak bisa melanjutkan KBM karena takut gedunganya roboh. Ia berharap agar pemerintah bisa memperbaiki gedung tersebut untuk kenyaman KBM guru dan murid-murid.

Kristina Lasmi Sari, salah seorang guru, mengatakan bangunan tersebut sudah tidak layak untuk digunakan. Kondisinya yang rusak parah sangat mengganggu kenyamanan guru dan siswa.

“Ini tidak layak dipakai untuk proses KBM selama di sekolah. Jadi, ini sangat mengganggu Kegiatan Belajar Mengajar apalagi kalau cuacanya tidak bagus,” ungkap Lasmi.

Kepala Sekolah SMAN 10 Borong, Jemson Hendry Gerson mengatakan ruang kelas tersebut dibangun oleh orang tua siswa sejak tiga tahun lalu.

“Memang gedung ini bantuan dari orang tua murid dan ini sudah hampir berjalan tiga tahun,” ungkap Jemson.

Pihak sekolah, lanjut Jemson, sudah mengusulkan pembangunan gedung baru ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Namun hingga kini belum terjawab.

Penulis: Filmon Hasrin
Editor: Yohanes

Manggarai Timur Matim SMAN 10 Balus
Previous ArticlePemerintah Kecamatan LAUT Gandeng Puskesmas Sosialisasi Hidup Sehat
Next Article Kasus Dugaan Korupsi Pengalihan Aset Keranga, Mahmud Nip dan Supardi Tahiya Dituntut 10 Tahun Penjara

Related Posts

Palma Hill Gelar Pelatihan Public Speaking untuk Anak di Kupang

15 Juni 2026

Hampir Sebulan Jebol, Crosway Wae Musur Hilir Belum Ditangani Pemkab Manggarai Timur

12 Juni 2026

SDN Cipedak 01 dan SMP IL Kapten Fatubaa Wakili Indonesia di Ajang AIA Healthiest Schools Asia Pasifik 2026

2 Juni 2026
Terkini

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.