Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Kasus Corona Indonesia Dua Kali Tembus 20 Ribu, IDI: Varian Delta Menular 10 Kali Lebih Cepat
KESEHATAN

Kasus Corona Indonesia Dua Kali Tembus 20 Ribu, IDI: Varian Delta Menular 10 Kali Lebih Cepat

By Redaksi27 Juni 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi Corona (Foto: News detik.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Jakarta, Vox NTT- Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Daeng M Faqih mengungkapkan lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi.

Kini, kata dia, kasusnya melampaui beberapa puncak Covid-19 di Indonesia sejak pandemi. Terlebih di tengah menyebarnya varian Delta yang menular lebih cepat.

“Kalau kita lihat ini penularan dua hari sudah tembus 20 ribu, meskipun kemarin sempat turun sedikit. Artinya, ini kejadian lonjakan kali ini sangat tinggi mengalahkan lonjakan sebelumnya, kita sudah pernah mengalami empat lonjakan,” bebernya dalam webinar Solidaritas Melawan Pandemi, Sabtu (26/06/2021), sebagaimana dilansir Detik.com, Minggu (27/06/2021).

Dikatakan Daeng, terakhir di awal tahun lonjakan Covid-19 cukup tinggi, sempat tembus 14-15 ribu, itu berjalan kira-kira membutuhkan waktu 3-4 bulan

“Sementara lonjakan tembus 20 ribu itu ini hanya kira-kira 2 minggu, sangat hati-hati,” wanti-wanti Daeng.

Daeng menjelaskan, karakteristik varian Delta terbukti menular lebih cepat, bisa hingga 10 kali lipat dari strain asli.

Usia anak yang sebelumnya lebih ‘kebal’ Covid-19, kasusnya kini malah meningkat dengan mengeluhkan gejala berat.

“Karakteristik virusnya luar biasa, mutasinya cepat dan sekali mutasi ini akan menimbulkan strain baru yang lebih cepat menularkan, bahkan mungkin yang Delta ini 10 kali lebih cepat penularannya,” jelas Daeng.

Tidak hanya itu, kasus OTG Corona juga terus meningkat. Namun, sulit diidentifikasi berapa banyak kasus Covid-19 tanpa gejala dan tersebar di mana saja.

“Ini yang dari sisi virusnya penularan akan berpotensi lonjakan-lonjakan,” bebernya.

Daeng menekankan, perlu ada pembatasan mobilitas yang ketat, apapun namanya, sesuai dengan pedoman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Jika penanganan Covid-19 di sisi hulu seperti penerapan protokol kesehatan, pembatasan mobilitas tidak berjalan baik, akan sulit wabah Covid-19 segera terkendali.

Penulis: Long

Nasional Virus Corona
Previous ArticleKasus Covid-19 Melonjak, Pemkab TTS Berlakukan PPKM Skala Mikro
Next Article Sambut HUT Bhayangkara ke-75, Polres TTU Gencarkan Vaksin Covid-19 Massal

Related Posts

Kasus Kekerasan Anak di Manggarai Timur Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Kanal “Pro-Puan Matim”

20 Mei 2026

PPK Sebut Plafon Ambruk di Puskesmas Narang Tidak Masuk Pengerjaan Rehabilitasi

16 Mei 2026

Plafon Puskesmas Narang Ambruk Saat Pelayanan, Petugas Soroti Proyek Rehabilitasi

15 Mei 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.