Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Dua Pekan Terakhir, Kasus Covid-19 di Belu Naik Drastis
KESEHATAN

Dua Pekan Terakhir, Kasus Covid-19 di Belu Naik Drastis

By Redaksi3 Juli 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati Belu, dr. Agustinus Taoilin saat memaparkan perkembangam kasus Covid-19 di Kabupaten Belu dalam jumpa pers di ruang kerja Bupati Belu (Foto: Marcel Manek/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua, Vox NTT- Selama dua pekan terakhir, terhitung sejak 18 Juni hingga 1 Juli 2021, kasus pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Belu meningkat drastis.

Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, mengungkapkan selama dua pekan terakhir terdapat 129 pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Tidak hanya itu, kasus Covid-19 juga merenggut nyawa seorang pasien pada Jumat kemarin (02/07/2021).

Kondisi ini membuat beberapa RT dan dusun di Belu berstatus merah, orange dan kuning.

Menyikapi hal ini, kata Bupati Agus, Pemerintah Kabupaten Belu melalui Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 telah mempersiapkan sejumlah rumah sakit termasuk rumah sakit swasta untuk mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19.

Tidak hanya mempersiapkan rumah sakit, Bupati Agus juga telah mengeluarkan kebijakan berupa larangan kepada masyarakat Kabupaten Belu untuk tidak melaksanakan kegiatan yang melibatkan banyak orang.

“Saya baru saja dari Masmae (Tempat Pemakaman Umum/red) karena ada salah satu warga Belu yang meninggal dan dari data yang ada beliau juga ditulari Covid-19 sehingga kita makamkan sesuai protokol Covid,” ujar Bupati Agus dalam konferensi pers di ruang rapat Bupati Belu, Jumat (02/07/2021).

Bupati Agus menyampaikan bahwa Pemerintah kabupaten Belu bersikap responsif terhadap lonjakan kasus Covid-19.

Karena itu, ia mengajak masyarakat agar tidak panik dengan Covid-19, tetapi tidak boleh bersikap apatis.

Terkait fasilitas kesehatan, Bupati Agus mengatakan, ketersediaan ruang isolasi dan tenaga kesehatan saat ini sangat siap untuk melayani masyarakat.

Penulis: Marcel Manek
Editor: Ardy Abba

Agus Taolin Belu Virus Corona
Previous ArticleSering Hadang Warga, Polisi Diminta Tindak Oknum Preman di Nampar Tabang
Next Article Bos Tersandung Kasus, Komite ke Mana?

Related Posts

Keluarga Selviana Tijung Adukan Kematian Ibu Hamil ke DPRD Manggarai Timur

6 September 2026

Kasus Kematian Bumil Korban Gempa di Matim, Aktivis Desak Copot Dirut RSUD Borong

4 September 2026

RSUD Borong Klaim Ibu Hamil Minta Maaf ke Nakes, Suami: Itu Omong Kosong

3 September 2026
Terkini

Desil, Data, dan Keadilan

15 September 2026

KPAI Soroti Dugaan Kekerasan Seksual terhadap 13 Anak SD di Sumba Barat

14 September 2026

Ketika Manusia Menghapus Wajah Sesamanya

13 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.