Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»INTERNASIONAL»Kasus Covid-19 Kembali Naik, China Lockdown Kota Lanzhou
INTERNASIONAL

Kasus Covid-19 Kembali Naik, China Lockdown Kota Lanzhou

By Redaksi27 Oktober 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kota Lanzhou, Provinsi Gansu, China (Foto: Wikipedia)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Internasional, Vox NTT – Negara China memilih untuk kembali melakukan penguncian (lockdown) Covid-19. Terbaru, pemerintah China me-lockdown Kota Lanzhou, Provinsi Gansu akibat angka Covid-19 meningkat di kota yang terdapat empat juta orang penduduk itu.

Semua warga yang berdomisili di kota itu diminta tetap di rumah dan tidak melakukan aktivitas di luar kecuali dalam keadaan darurat.

“Semua jenis komunitas perumahan harus menerapkan manajemen tertutup,” kata pemerintah lagi dikutip CNBC dari AFP, Selasa (26/10/2021).

Sebagaimana diketahui, sebelumnya China sudah menutup sejumlah kabupaten yang terinfeksi Covid-19 antara lain di Mongolia Dalam.

Langkah ini merupakan kelanjutan dari kenaikan kasus Covid-19 seminggu terakhir pasca-ditemukan infeksi pada kelompok wisata 17 Oktober lalu.

Kasus Covid-19 tersebut, dimulai dari pasangan manula asal Shanghai yang terinfeksi Covid dan mengikuti tur ke Gansu dan Mongolia Dalam.

Dari lima wilayah provinsi yang terinfeksi, kini setidaknya ada 11 provinsi yang mengumumkan kasus Covid-19, termasuk ibu kota Beijing.

Kasus ini pun merembet ke 12 grup wisata lain. Dilaporkan dalam sepekan ada ratusan kasus ditemukan.

Mengutip Reuters, pejabat kesehatan pemerintahan Xi Jinping, mengatakan wabah Covid-19 terbaru kemungkinan akan semakin menyebar lebih jauh. Bukan cuma varian Delta, faktor musim flu juga menjadi penyebab lain.

“Ada peningkatan risiko bahwa wabah mungkin menyebar lebih jauh karena faktor musiman,” kata Juru Bicara Komisi Kesehatan Nasional China, Mi Feng.

China kini mencatat 603 kasus aktif. Hari ini dilaporkan ada 29 kasus lokal baru. Dari awal corona menyebar di akhir 2019, negeri itu mencatat 96.840 kasus dengan 4.636 kematian.

Sebelumnya, meski kasus Covid-19 pertamakali ditemukan di China akhir Tahun 2019 lalu, negera itu pula yang memutuskan untuk membuka penguncian karena berhasil menekan angka Covid-19. (Ronis Natom)

China internasional Virus Corona
Previous ArticleKPK Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi Bawang Merah di Malaka
Next Article Kecepatan Internet Indonesia Terburuk di Asia Tenggara

Related Posts

Kasus Kekerasan Anak di Manggarai Timur Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Kanal “Pro-Puan Matim”

20 Mei 2026

PPK Sebut Plafon Ambruk di Puskesmas Narang Tidak Masuk Pengerjaan Rehabilitasi

16 Mei 2026

Plafon Puskesmas Narang Ambruk Saat Pelayanan, Petugas Soroti Proyek Rehabilitasi

15 Mei 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.