Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»BKH: Kemerdekaan Bukan Tujuan, Tetapi Alat dan Instrumen untuk Berdaulat
HEADLINE

BKH: Kemerdekaan Bukan Tujuan, Tetapi Alat dan Instrumen untuk Berdaulat

By Redaksi28 Oktober 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Benny Kabur Harman (Foto: Screenshot video)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Anggota DPR RI Benny Kabur Harman (BKH) mengucapkan selamat merayakan hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2021.

Dalam video yang diunggah di Fanpage Benny Kabur Harman, politisi Demokrat itu menjelaskan makna kemerdekaan bagi bangsa Indonesia.

Menurut BKH, kemerdekaan bangsa Indonesia bukanlah tujuan. Namun, kata dia, kemerdekaan merupakan alat dan instrumen untuk mencapai kedaulatan rakyat.

“Mengapa? Sebab kita mau berdikari di bidang ekonomi, berdaulat di bidang politik. Kita tidak hanya sekadar supaya dapat makanan. Kita ingin supaya kita dapat makanan dari hasil yang kita tanam di tanah sendiri,” ujar BKH.

Makna di balik kemerdekaan, sambung dia, sebenarnya hendak membangun kepribadian di bidang budaya. Bangsa Indonesia mau menunjukan kebudayaannya sendiri.

Saat ini menurut BKH, tantangannya sudah lain. Para pemuda harus menyatukan kembali kekuatan untuk membebaskan dan melepaskan rakyat Indonesia dari belenggu kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangan.

“Untuk apa? Untuk keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Ini sumpah kita, sumpah pemuda pada saat ini,” ujar Anggota DPR RI dari Dapil NTT 1 itu.

BKH menjelaskan, sudah 93 tahun sejak tahun 1928, para pemuda Indonesia menyatakan sumpahnya bahwa satu nusa, satu bangsa dan satu bahasa

“Sumpah ini adalah untuk menyatukan semua potensi dan kekuatan bangsa untuk melawan penjajahan Belanda pada saat itu, melawan semua kolonialisme dalam segala bentuknya pemuda pada tahun 1928 itu menyatakan kemauan yang kuat untuk menuju Indonesia merdeka,” pungkas dia.

Penulis: Ardy Abba

Benny K Harman BKH Kabupaten Manggarai Nasional
Previous ArticleSetelah PHK Karyawan, PT Ciptalaku Lestari Tidak Bayar Pesangon
Next Article Pemerintah Dianggap Paksa Kehendak, Warga Wae Sano Kembali Tolak Proyek Geothermal

Related Posts

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

KemenHAM Dorong Youth Ranger Indonesia Jadi Agen Penyebar Nilai HAM

16 Juni 2026

Warga Kampung Barang Gelar Roko Molas Poco, Tiang Utama Rumah Adat Gendang Diarak ke Lokasi Pembangunan

11 Juni 2026
Terkini

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.