Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»MAHASISWA»Jelang Acara Wisuda, Unika St. Paulus Gelar Rekoleksi
MAHASISWA

Jelang Acara Wisuda, Unika St. Paulus Gelar Rekoleksi

By Redaksi11 November 20213 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pastor Dr. Fransiskus Sawan, M.Pd saat membawakan rekoleksi menjelang acara wisuda sarjana dan ahli madya, Kamis (11/11/2021)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Unika Santu Paulus Ruteng menggelar rekoleksi menjelang acara wisuda sarjana dan ahli madya, Kamis (11/11/2021).

Kegiatan rohani yang berlangsung secara daring melalui media zoom meeting ini dibawakan oleh Pastor Dr. Fransiskus Sawan, M.Pd.

Koordinator Seksi Kerohanian Panitia Wisuda Unika Santu Paulus Ruteng, Pastor Ignasius F. R. Bora, S. Fil. M. A., menjelaskan rekoleksi sebagai pembekalan rohani memiliki arti penting bagi para wisudawan.

“Wisudawan-wisudawati perlu mengikuti rekoleksi seperti ini sebagai momen refleksi dan pendalaman kembali motivasi sebagai guru atau tenaga kesehatan atau apa pun setelah diwisuda nanti,” terangnya.

Alumnus De La Salle University (DLSU) Manila-Filipina itu menambahkan, rekoleksi juga penting agar para wisudawan menjadi alumni yang baik dari sisi spiritual.

Rekoleksi ini juga peringatan ke depannya agar dalam menjalankan tugas apapun nanti harus menjadi alumni Unika yang membawa kebenaran dan kekudusan dalam hidup.

Urgensi rekoleksi penting bagi manusia zaman kini sebagai penyadaran bahwa tema pengudusan diri baik jiwa dan raga dalam kebenaran Kristus sendiri, harus senantiasa dibuat setiap saat oleh semua alumni, peserta rekoleksi, civitas akademika Unika dan orang-orang yang mau berbuat baik bagi sesama dalam kasih.

Sementara itu, Pastor Dr. Fransiskus Sawan, M.Pd dalam renungan rekoleksi berjudul “Kuduskanlah Mereka dalam Kebenaran” menegaskan wisuda dengan berbagai acaranya adalah momentum perutusan ke tengah medan karya yang penuh tantangan dan kesulitan.

”Medan karya baik bidang pendidikan dan kesehatan atau bidang lain yang akan Anda geluti, merupakan medan penuh tantangan dan kesulitan. Tantangan dan kesulitan yang akan Anda hadapi mungkin akan sangat besar sebagai akibat perubahan yang berjalan sangat cepat,” ujarnya.

Selanjutnya, Pastor yang menamatkan pendidikan doktoralnya di Universitas Negeri Jakarta itu menyatakan, untuk menghadapi tantangan itu, para wisudawan harus selalu membuka diri untuk dikuduskan dalam kebenaran oleh firman Allah sendiri.

“Namun sebesar apapun tantangan dan kesulitan, Tuhan jauh lebih besar dari semua tantangan dan kesulitan Itu. Anda pasti akan menjadi pemenang dalam berbagai pergumulan di medan karya asal Anda terus membuka diri untuk “dikuduskan dalam kebenaran” (Yoh 17:7); dikuduskan oleh firman Alllah,” tambahnya.

Pastor yang akrab disapa Romo Frans itu pun mengharapkan bahwa pengudusan dalam kebenaran firman Allah harus meliputi seluruh diri.

Proses pengudusan oleh firman dimulai dengan membiarkan firman Tuhan menguasai pikiran (salib di dahi).

Sebab apa yang dipikirkan, itulah yang akan menjadi kata-kata dan tindakan (salib di mulut).

Kata dan tindakan yang dilakukan secara terus menerus akan menjadi kebiasaan dan menentukan karakter sebagai murid Kristus yang kuat dan tangguh dalam iman (salib di dada).

“Iman itulah yang menjadi kekuatan yang dapat mengalahkan dunia (berbagai kecenderungan yang bertentangan dengan kehendak Allah) dalam karya kita baik di bidang pendidikan, kesehatan maupun bidang karya lainnya,” imbuhnya.

Untuk diketahui, rekoleksi ini diikuti oleh 600-an peserta dan berlangsung selama satu jam. Meskipun dijalankan secara virtual, kegiatan ini tetap berlangsung lancar dan khidmat.

Penulis: Leo Jehatu
Editor: Ardy Abba

UNIKA Santu Paulus Ruteng Unika St. Paulus Ruteng
Previous ArticleAnggaran Rp 3,8 Miliar, Pengerjaan Proyek Puskesmas Mamsena TTU Jalan di Tempat
Next Article Nilai Menhan Prabowo Ingkar Janji, Warga Perbatasan Ancam Blokir Kampus UNHAN

Related Posts

Bedah Buku “Gigih” Warnai Puncak Expo Pendidikan Manggarai Timur

11 Mei 2026

Polemik Rektor STIKES Nusantara Dikeluarkan dari Grup WhatsApp LLDIKTI Berakhir

16 April 2026

Mahasiswa Unika Ruteng Gelar Asistensi Paskah Berbasis Budaya di Stasi Mocok

12 April 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.