Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Sastra»Fatwa: Antologi Puisi Hendra Uran
Sastra

Fatwa: Antologi Puisi Hendra Uran

By Redaksi5 Desember 20211 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Fatwa

Sajadah untuk hari ini

“Sesungguhnya aku bisa, sebab sudah bisa”

Dilahirkan, melahirkan, memakamkan dan mungkin saja dimakamkan

 

Dilahirkan – kehendak Melahirkan – panggilan Memakamkan – kewajiban

Dan dimakamkan adalah kodrat

Untuk itu bersiaplah dalam sajadahmu selalu Tengoklah selalu horizon

Dan tak ada satu wajah pun yang didapati merongsok di bawah tanah Sebab tak ada yang akan patah sebelum dipatahkan.

 

Ritapiret/04/12/2021

Trotoar

Pernah dikatakan serakah
Dan hanya berserah sebagai tandingannya

Kami berpacaran sejak ada yang tahu kami adalah bernama, “hidup dan mati” Berkenalan pada kolong alfa

Bertemu dan bercumbu pada batas omega

Sedangkan bersetubuh layaknya bagi kami adalah serdadu menumpas lawan

Sucinya romantisme kami hanya sebatas trotoar saja Kini keserakahan sudah melantai

Pada tempat persemayaman manusia
Dan tiap harinya meninggalkan senggal-senggal mazmur tanpa ujud Banyak deretan duka yang tak resmi
Serta ketakutan ikut melacur di mana-mana Hingga pada trotoar terakhir kota kami Kami pun membentur satu sama lain Sembari memandang navigasi dan bertanya: Setelah ini, lalu kemana?

Ritapiret/05/12/2021

Hendra Uran
Previous ArticleBeredar Uang Palsu, Masyarakat Manggarai Diimbau Teliti dan Hati-hati dalam Bertransaksi
Next Article Covid-19: Membaca Fenomena Malas Berpikir dalam Pendidikan

Related Posts

Elegi Luka Sang Pemaaf

19 April 2026

Tentang Pintu Kiri dan Pintu Kanan di Surga

19 April 2026

Senja di Atas Batu Sisa

13 April 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.