Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»MAHASISWA»Hadiri ASEACCU ke-29, UNWIRA Promosikan Misi Bersama Perguruan Tinggi Katolik Wilayah Asia Tenggara dan Timur
MAHASISWA

Hadiri ASEACCU ke-29, UNWIRA Promosikan Misi Bersama Perguruan Tinggi Katolik Wilayah Asia Tenggara dan Timur

By Redaksi29 Agustus 20233 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Peserta kegiatan Association of Southeast and East Asian Catholic Colleges and Universities (ASEACCU)
Peserta kegiatan Association of Southeast and East Asian Catholic Colleges and Universities (ASEACCU)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT– Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) Kupang kembali bergabung dalam Association of Southeast and East Asian Catholic Colleges and Universities (ASEACCU) ke-29, yang dilaksanakan pada 22-25 Agustus 2023 di Baugio City, Filipina.

Dilansir dari aseaccu.asia, ASEACCU merupakan forum bagi Perguruan Tinggi (PT) Katolik di wilayah Asia Tenggara dan Timur untuk terlibat dalam dialog terbuka, berbagi sumber daya, dan merefleksikan identitas sebagai institusi Katolik dengan tujuan untuk mempromosikan misi bersama PT Katolik.

Dalam konferensi yang dihadiri oleh perwakilan PT Katolik dari 9 (sembilan) negara tersebut, Presiden Saint Louis University (SLU), Rev. Fr. Gilbert B. Sales, CICM., mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada para tamu internasional dan delegasi Konferensi Internasional ASEACCU ke-29.

Ia juga mengingatkan PT Katolik akan misi penting untuk mencapai Sustainable Development Goals (SDGs).

“Kita harus menjalankan seruan ensiklik Paus Fransiskus, Laudato Si. Hak kita atas lingkungan hidup harus didasarkan pada kesadaran bahwa kita, manusia, adalah bagian dari lingkungan hidup,” jelas Rev. Fr. Gilbert B. Sales.

Selaras dengan semangat tersebut, Sekretaris Jenderal Internasional Federation of Catholic Universities (IFCU), Prof. Francois Mabille, menyoroti urgensi dialog dan kerja sama internasional di tengah-tengah tantangan global yang sedang dihadapi.

“Dengan IFCU sebagai tempat berdialog dan bertemu, penekanan pada tanggung jawab bersama atas tantangan-tantangan khusus yang dihadapi negara-negara kita menyangkut kemanusiaan kita bersama. Oleh karena itu, kita harus bersama-sama menjaga rumah kita bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor UNWIRA, Pater Dr. Philipus Tule, SVD., mengemukakan bahwa partisipasi UNWIRA dalam ASEACCU merupakan langkah yang penting dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan Tridarma PT seiring dengan tuntutan akreditasi.

Pater Philipus Tule mengakui bahwa ASEACCU sebagai asosiasi internasional memberikan peluang berharga bagi UNWIRA untuk belajar dan bekerja sama dengan PT lain.

Lebih lanjut, ia menjelaskan “IFCU sebagai Federasi Internasional PT Katolik sedunia turut berperan dalam menginspirasi, mengkonsolidasi berbagai PT Katolik dalam berdiskusi tentang masalah-masalah dunia sepeti Global Warming, dan pembinaan kesadaran akan peran universitas dalam menjaga keselamatan lingkungan sesuai dengan tema yang diangkat dalam ASEACCU ke-29, yakni, Global Goals in the Care of Our Common Home: A Catholic Response.”

Dalam konteks ini, Alumnus Program Doktoral di The Australian National University, Canbera-Australia ini menegaskan bahwa UNWIRA telah berkomitmen untuk membangun jejaring internasional guna menjawab tantangan akreditasi dan kebutuhan perubahan zaman.

Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan upaya UNWIRA untuk meningkatkan kualitas sebagai PT Katolik yang inklusif, bekerja sama dengan PT lain untuk mengatasi masalah-masalah sosial dan ekonomi, serta mengelola lingkungan demi terwujudnya tujuan pembangunan berkelanjutan.

ASEACCU ke-29 ini tidak hanya menjadi platform diskusi penting mengenai isu lingkungan dan pendidikan berkelanjutan, tetapi juga mengukuhkan komitmen PT Katolik dalam menjalankan peran mereka sebagai agen perubahan positif di dunia.

Kehadiran UNWIRA dalam konferensi ini menunjukkan bahwa pendidikan tinggi memiliki peran yang krusial dalam menciptakan solusi atas tantangan global yang semakin kompleks.

Beatrix Yunarti Manehat, SE., M.SA., selaku Sekretaris Kantor Kerja Sama dan Pusat Karier (KSPK) UNWIRA, menyatakan bahwa ASEACCU menjadi kesempatan yang sangat baik untuk UNWIRA membangun komunikasi dan meningkatkan kualitas serta kapasitas UNWIRA sebagai PT.

“Penandatanganan kerja sama antara UNWIRA dengan beberapa universitas (Saint Louis University, Wenzao Ursuline University of Languages, Providence University) yang bergabung dalam ASEACCU merupakan bentuk komitmen UNWIRA dan 3 universitas tersebut dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan Tridarma PT,” pungkasnya.

Penulis: Rosa Saru

Kupang Unwira Kupang
Previous ArticleMengapa Stevi Harman Tertarik ke Politik?
Next Article Kapolres Manggarai Ajak Semua Partai Politik Jaga Kamtibmas Jelang Pesta Demokrasi 2024

Related Posts

Polemik Rektor STIKES Nusantara Dikeluarkan dari Grup WhatsApp LLDIKTI Berakhir

16 April 2026

Mahasiswa Unika Ruteng Gelar Asistensi Paskah Berbasis Budaya di Stasi Mocok

12 April 2026

Belajar dari Wae Nenda, Ketulusan Umat Jadi Cermin Calon Pendidik

7 April 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.