Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Emanuel Wempy: Kami di Dapil lll Lebih Butuh Pasar Murah
Ekbis

Emanuel Wempy: Kami di Dapil lll Lebih Butuh Pasar Murah

By Redaksi2 Oktober 20232 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Emanuel Wempy, anggota DPRD Malaka dari Partai Demokrat
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT- Pemkab Malaka dalam waktu dekat akan mengadakan pasar murah. Kegiatan yang bekerja sama dengan Perum Bulog Atambua tersebut berlangsung di Lapangan Umum Betun pada 6 – 7 Oktober 2023.

Sesuai surat yang beredar di media sosial, Pemkab Malaka mengadakan pasar murah beras Bulog bertujuan untuk mengurangi dampak dari kelangkaan beras di Malaka. Kondisi ini dilaporkan sebagai penyebab harga beras naik beberapa bulan belakangan ini.

Adapun beras bulog tersebut dipatok dengan harga Rp11.500,00 per kilogram. Harga ini terbilang murah apabila dibandingkan dengan harga beras di Malaka yang kini mencapai Rp15.000,00 per kilogram.

Namun,  giat pasar murah Pemkab Malaka bekerja sama dengan Bulog ini mendapat kritikan dari anggota DPRD Malaka dari Dapil lll,  Emanuel Wempy.

Menurut politisi Demokrat itu,  Pemkab Malaka harusnya mengadakan pasar murah di setiap kecamatan,  terutama di masyarakat Dapil lll sebab jauh dari kota. Di sana juga harga beras terbilang mahal.

“Pasar murah jangan di Kota Betun saja bila perlu di seluruh kecamatan,” ujar Emanuel Wempy  yang akrab disapa “Bos Asen” oleh masyarakat Dapil lll Malaka, Senin (02/09/2023).

Alasan paling mendasar adalah soal harga beras naik dan jarak tempuh dari Dapil lll ke Kota Betun sangat jauh.

“Kami dari Foto sini tidak mungkin beli beras satu kilogram sampai di Betun, karena transportasi mahal. Apalagi masyarakat di Dapil lll ini sangat membutuhkan beras untuk makan,” ungkap Emanuel Wempy  yang  sudah menjabat 3 periode sebagai anggota dewan.

Tidak sekadar membual tanpa dasar yang kuat. Emanuel Wempy juga menceritakan pengalaman hidupnya berdampingan dengan masyarakat di Dapil lll Malaka.

“Tadi pagi beberapa keluarga datang mengeluh ke saya bahwa mereka tadi malam tidak makan karena makanan habis. Saya bantu mereka 10 kilogram  beras untuk makan. Saya keliling di desa-desa banyak yang mengeluh stok makanan menipis,” kisah Emanuel Wempy.

“Jadi pemerintah tolong perhatikan masyarakat Dapil lll untuk urusan pangan. Kami sudah gagal panen dan stok makanan menipis,” pinta Emanuel Wempy.

Penulis: Frido Umrisu Raebesi

Demokrat Malaka Emanuel Wempy Malaka
Previous ArticlePenjabat Gubernur NTT Tampil Wibawa dalam Balutan Tenun Ikat Pahikung di Istana Negara
Next Article Belajar dari Dies Susianawati, Ibu Rumah Tangga yang Serius Bertani Hortikultura

Related Posts

Gubernur NTT Lantik Direksi PT Flobamor dan KIB, Pemprov NTT Tambah Modal

27 Mei 2026

Pabrik Porang Reok Beroperasi hingga Pagi, Warga Keluhkan Kebisingan Mesin

4 Mei 2026

Warga Sengari: “Kami Hanya Ingin Hirup Udara Segar, Bukan Asap dan Limbah Porang

3 Mei 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.