Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Figure»Belajar dari Dies Susianawati, Ibu Rumah Tangga yang Serius Bertani Hortikultura
Figure

Belajar dari Dies Susianawati, Ibu Rumah Tangga yang Serius Bertani Hortikultura

Walaupun sibuk sebagai pengusaha, Samuel Fahik menurut Dies Susianawati, adalah sosok suami yang sangat mendukungnya.
By Redaksi3 Oktober 20232 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Dies Susianawati Ibu Rumah Tangga yang punya hobi bertani hortikultura di Kabupaten Malaka. Foto diambil pada Senin (3/10/2023) (Foto: Frido Umrisu Raebesi/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT- Adalah Dies Susianawati, ibu rumah tangga asal Harekakae,  Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka ini memang patut diacungi jempol.

Berkat ketekunan dan keuletan yang dimilikinya, kini ia dapat menghasilkan untung di balik keseriusannya bertani hortikultura.

Dies getol menekuni pekerjaan pertanian hortikulturanya sudah hampir dua tahun belakangan ini. Bagi istri dari politikus PKB Samuel Fahik ini, bertani hortikultura bukan hanya sekadar hobi. Namun jika digarap secara serius, maka bisa mendatangkan pundi-pundi rupiah.

Dies  berhasil dalam budi daya ribuan cabai dan tomat, serta sayuran lainnya di atas lahan 3 hektare lebih di dua lokasi berbeda.

Dies merinci di Kamanasa terdapat 1, 5 hektare lahan dan Besikama 2 hektare yang ditanami lombok tomat dan sayuran.

“Saya juga tanam padi 3 hektare di Kamanasa,” tutur Dies.

Lombok yang ditanam Dies Susianawati

Hebatnya,  Dies tidak pernah mengeluh untuk dibantu pemerintah saat dirinya mulai bertani hortikultura.

Ia mempunyai tim kerja yang teruji tahan banting dan militan. Di belakang dirinya,  ada sang suami yang selalu memberikan dukungan penuh.

“Ketika kita ada niat dan punya kemampuan untuk bertani,  hal pertama yang harus kita lakukan adalah bekerja tanpa berharap dari orang lain, apalagi pemerintah,” ujar Dies.

Setelah dipanen, lombok dan tomat milik Dies langsung dijual ke Kupang, ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur. Biasanya, ia memanen sekali dalam satu minggu.

Dies sesungguhnya sosok pekerja keras dan ulet. Istri pemilik Sanxel Grup ini terus semangat dan tentu saja bisa dijadikan contoh oleh anak muda di Malaka.

Banyak lahan tidur di Malaka yang tidak pernah diolah.  Bukan soal tidak mampu,  namun gengsi mengalahkan segalanya. Padahal, omset dari bertani hortikultura bisa mencapai puluhan juta per sekali panen.

“Anak muda jangan malu jadi petani. Mari kita bantu pemerintah dengan giat bekerja sebagai petani. Jangan terlalu mengeluh dan berharap pemerintah bantu.  Kerja dulu baru dengan kemampuan yang ada,” ungkap Dies.

Suksesnya Dies Susianawati bertani hortikultura tentunya tidak luput dari dukungan dan motivasi sang suami,  Samuel Fahik.

Walaupun sibuk sebagai pengusaha, Samuel Fahik menurut Dies Susianawati, adalah sosok suami yang sangat mendukungnya.

“Dia adalah sumber dana dan teknologi.  Sumber segalanya,” ungkap Dies.

Penulis: Frido Umrisu Raebesi

Dies Susianawati Malaka
Previous ArticleEmanuel Wempy: Kami di Dapil lll Lebih Butuh Pasar Murah
Next Article Melaju untuk Menuju Masa Depan, Bank Mandiri Menjadi Pionir Perdagangan Bursa Karbon

Related Posts

Dinas PUPR NTT Keruk Sedimen dan Normalisasi Sungai di Malaka Pascabanjir

30 April 2026

Polda NTT Tetapkan Perempuan Asal Manggarai sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penipuan Rp200 Juta

21 April 2026

Pria Asal Malaka Laporkan Dugaan Penipuan Rp200 Juta ke Polda NTT, Terlapor Diduga Gunakan Identitas Palsu

19 April 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.