Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Seni dan Budaya»Kerajaan Wehali sebagai Media Rekonsiliasi Timor Leste dan Timor Barat
Seni dan Budaya

Kerajaan Wehali sebagai Media Rekonsiliasi Timor Leste dan Timor Barat

By Redaksi17 November 20232 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kontingen Kabupaten Malaka dalam rangka mengikuti Festival Frontrera Interkambiun Kultura Ba Hametin Rekonsiliasaon di Maliana, saat berpose dengan Presiden Ramos Horta
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT- Wehali adalah sebuah kerajaan tradisional di pantai selatan Timor Tengah, sekarang menjadi wilayah Indonesia, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kabupaten Malaka. 

Kerajaan ini sering disebutkan bersama dengan kerajaan tetangga, sebagai Wewiku – Wehali.

Kerajaan Wehali juga memegang posisi senior atau tertua di antara kerajaan – kerajaan kecil  di  Pulau Timor, termasuk kerajaan – kerajaan di wilayah Timor Leste.

Dapat dikatakan,  kerajaan Wehali menguasai seluruh daratan Timor, baik secara adat, budaya, ekonomi dan lainnya sekitar abad 15 masehi.

Kerajaan Wehali dipimpin oleh Raja yang bernaa  Liurai yang diwariskan turun – temurun dari garis ibu (matrilinear).

Oleh karena itu, pada momentum Seminar Festival Frontera Interkambiun kultura Ba Hametin Rekonsiliasaun di Maliana, eksistensi kerajaan Wehali dibahas khusus oleh para antropolog.

Wehali ditempatkan pada posisi tertinggi secara adat dan sejarah daratan Timor pada masa lampau hingga kini.

Hal ini membuat para kontingen Kabupaten Malaka merasa bangga dan merasa dihormati oleh saudaranya di negara tetangga Timor Leste.

Bagaimana tidak, kerajaan Wehali berpusat di Kabupaten Malaka, lebih khusus di Desa Wehali,  Kecamatan Malaka Tengah.

“Sebagai orang Malaka,  kita tentunya bangga karena ternyata pusat kultur dan budaya daratan Timor ada di Wehali yang mana sekarang adalah Kabupaten Malaka,” kata Aloisius Werang, Kadis Pariwisata Malaka yang hadir juga dalam seminar budaya dalam rangka Festival Frontrera Interkambiun Kultura Ba Hametin Rekonsiliasaon di Maliana.

Menurut antropolog Gregorius Neonbasu, pada seminar budaya dalam rangka Festival Frontrera di Bobonaro ini khusus  untuk menguatkan seluruh warga di daratan Timor bahwa “kita adalah saudara, satu turunan dan satu budaya”.

“Saya sudah melakukan penelitian di daratan Timor seluruhnya bahakn seluruh dunia. Ternyata kita adalah satu dan saudara. Kerajaan Wehali adalah tertua yang menghimpun seluruh kerajaan di daratan Timor ini,” ungkap Pater Gregorius Neonbasu kepada VoxNtt.com, Kamis (16/11/2023).

Pater Gregorius Neonbasu mengatakan, kultur Wehali akan mempersatukan daratan Timor secara adat dan budaya walau pun berbeda negara.

“Kita memiliki tali pusat yang sama. Kita adalah saudara beda bendera,” kata Pater Gregorius Neonbasu.

Penulis: Frido Umrisu Raebesi

Kerajaan Wehali Malaka
Previous ArticleRelevansi Diplomasi dan Penyelesaian Konflik Internasional
Next Article Petani di Manggarai Barat Diberi Bimtek untuk Rawat Alsintan

Related Posts

Warga Kampung Barang Gelar Roko Molas Poco, Tiang Utama Rumah Adat Gendang Diarak ke Lokasi Pembangunan

11 Juni 2026

Festival Religi dan Budaya Paroki Wae Nakeng Libatkan 18 UMKM, Dorong Persaudaraan dan Pariwisata Religi

30 Mei 2026

Festival FEAST di Labuan Bajo Tampilkan Olahan Songkol dan Tapa Kolo

5 Mei 2026
Terkini

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026

Padma Indonesia Kecam Dugaan Intimidasi Warga Tonggurambang Terkait Rencana Pembangunan Fasilitas Militer

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.