Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Kekhawatiran Pasien RSUD Aeramo Meningkat Akibat Ketiadaan Dokter Spesialis, Rujukan ke Rumah Sakit Luar Daerah Diberlakukan
KESEHATAN

Kekhawatiran Pasien RSUD Aeramo Meningkat Akibat Ketiadaan Dokter Spesialis, Rujukan ke Rumah Sakit Luar Daerah Diberlakukan

By Redaksi10 Agustus 20242 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Direktur Utama RSUD Aeramo dr. Candrawati Saragih, saat diwawancarai VoxNtt.com, Jumat, 9 Agustus 2024 (Foto : Patrianus Meo Djawa/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT – Kondisi pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aeramo, Kabupaten Nagekeo, kian mengkhawatirkan akibat ketiadaan dokter spesialis.

Situasi ini telah memaksa pihak rumah sakit untuk memberlakukan sistem rujukan pasien ke rumah sakit di luar daerah, sebuah kebijakan yang belum pernah terjadi sebelumnya selama masa jabatan Bupati Nagekeo, Dokter Yohanes Don Bosco Do.

“Kalau harus dirujuk, jelas biaya non medis akan lebih besar. Pengobatan Mama sudah pakai KIS, tapi soal keperluan lain selama di Ende siapa yang mau tanggung?” tukas Yakobus Salvator Dhajo (59), belum lama ini.

Direktur Utama RSUD Aeramo, dr. Candrawati Saragih mengatakan, pihak rumah sakit telah mengajukan permohonan penambahan dokter spesialis melalui program Pemberdayaan Dokter Spesialis (PGDS). Posisi yang mendesak untuk diisi di antaranya adalah dokter spesialis bedah, radiologi, dan anestesi. Namun, hingga saat ini, belum ada jawaban dari pihak terkait.

“Kami sudah mengajukan penambahan dokter spesialis melalui program PGDS, khususnya untuk posisi yang saat ini kosong. Namun, hingga saat ini belum ada respons,” ujar dr. Candrawati saat diwawancarai di ruang kerjanya, Jumat (9/8/2024).

Selain melalui program PGDS, RSUD Aeramo juga berupaya mengatasi masalah ini dengan mengadopsi sistem sister hospital.

Dalam upaya ini, rumah sakit telah memperbaharui kerja sama dengan Rumah Sakit Dr. Sardjito dan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FKKMK UGM). Kerja sama ini diharapkan dapat membantu suplai dokter spesialis yang sangat dibutuhkan.

“Kami telah menjalin kerja sama melalui sebuah dokumen perjanjian khusus untuk menyuplai tenaga dokter spesialis yang sedang kami butuhkan,” lanjut dr. Candrawati.

Penulis: Patrianus Meo Djawa

Direktur Utama RSUD Aeramo dr. Candrawati Saragih Nagekeo RSUD Aeramo
Previous ArticleBuntut Tudingan Gaspar Laya, Kejari Ngada Minta Instansi Pemerintahan Nagekeo Laporkan Bila Ada yang Minta Proyek
Next Article Marianus Waja: Wakil Bupati Nagekeo yang Rendah Hati dan Menjadi Teladan bagi Semua

Related Posts

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Musda IV Partai Golkar Nagekeo, Jalan Mulus untuk Robby Tulus

5 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.