Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Ketidakjelasan Data Korban Bencana Alam di NTT Jadi Sorotan DPRD
NTT NEWS

Ketidakjelasan Data Korban Bencana Alam di NTT Jadi Sorotan DPRD

BPBD NTT masih memiliki kekurangan dalam hal penyampaian data karena kurangnya koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah kabupaten/kota.
By Redaksi4 Februari 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD NTT Komisi IX dengan BPBD dan Dinas PUPR, Senin, 3 Februari 2025 (Foto: Ronis Natom/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Anggota DPRD Nusa Tenggara Timur (NTT), Luisa Redempta Yoseline Lana, menyatakan keprihatinannya terkait ketidakvalidan data korban dan kerusakan akibat bencana alam yang disebabkan oleh cuaca ekstrem di wilayah tersebut.

Hal ini terungkap usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi V DPRD NTT dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi NTT, yang digelar pada Senin, 3 Februari 2025.

Dalam rapat tersebut, Sheline, sapaan akrab Luisa Redempta, menyoroti pentingnya validitas data dalam penanganan bencana.

Ia menyebutkan, BPBD NTT masih memiliki kekurangan dalam hal penyampaian data karena kurangnya koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah kabupaten/kota.

“Data yang tidak lengkap menghambat proses penanganan bencana, sehingga kami meminta BPBD untuk segera menyampaikan data korban dan kerusakan secara lebih rinci,” ujar Sheline.

Dua kabupaten yang menjadi fokus dalam rapat ini adalah Kabupaten Kupang dan Timor Tengah Selatan (TTS).

Namun, Sheline menegaskan, bencana telah melanda hampir seluruh wilayah NTT, bukan hanya dua kabupaten tersebut.

“Dinas Sosial sudah memberikan santunan bagi korban yang meninggal, tetapi data yang belum lengkap menghambat penanganan lebih lanjut,” jelas Sheline.

Ia juga meminta BPBD untuk segera menyerahkan data by name by address dari seluruh daerah terdampak dalam waktu dua hari ke depan.

Data tersebut diharapkan dapat membantu memastikan distribusi bantuan yang lebih efektif.

Kepala BPBD, Dinas PUPR, dan Dinas Sosial Provinsi NTT dalam kesempatan tersebut mengakui bahwa kurangnya data menjadi kendala utama dalam penanganan bencana.

Mereka berkomitmen untuk memperbaiki koordinasi dan mempercepat pengumpulan data dari daerah-daerah terdampak.

Penulis: Ronis Natom

Bencana NTT BpBD NTT DPRD NTT Luisa Redempta Yosheline Lana Pemprov NTT
Previous ArticleUsulan Pembentukan Kecamatan Kota Mbay, Langkah Klarifikasi Identitas Ibu Kota Nagekeo
Next Article Penjabat Gubernur NTT Apresiasi Kolaborasi dalam Penanganan Dampak Erupsi Gunung Lewotobi

Related Posts

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Wilayah Kepulauan MBD dan Kepulauan Alor Berpotensi Jadi Provinsi Sendiri

12 Juli 2026
Terkini

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Kesuburan  “Tanah” Hidup: Sinergi Sabda, Hati, dan Kelestarian Ekologis

12 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.