Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Menteri ESDM Beri Hadiah NTT Investasi Senilai Rp4,2 Triliun untuk Garam, Perikanan, dan Listrik
Ekbis

Menteri ESDM Beri Hadiah NTT Investasi Senilai Rp4,2 Triliun untuk Garam, Perikanan, dan Listrik

By Redaksi21 Maret 20251 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pertemuan Gubernur NTT dan para Bupati se-NTT dengan Menteri ESDM Bahlil La Dahlia (Foto: Dok. Priadi/HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menggelar pertemuan dengan Gubernur NTT Melki Laka Lema dan para bupati se NTT  di Jakarta, Rabu, 20 Maret 2025 malam.

Pertemuan ini membuahkan hasil besar: tiga program strategis untuk NTT, termasuk investasi garam senilai Rp4,2 triliun di Sabu Raijua.

Pada pertemuan itu, Menteri Bahlil mengungkapkan bahwa proyek industri garam ini bertujuan menjadikan Indonesia swasembada garam.

Dengan kapasitas produksi 850 ribu ton per tahun, Sabu Raijua diharapkan dapat mengurangi ketergantungan impor yang saat ini mencapai 1,7 juta ton per tahun.

Groundbreaking proyek ini ditargetkan berlangsung tahun ini, dengan operasi komersial pada 2027.

Selain investasi garam, Bahlil juga mendorong hilirisasi industri ikan tangkap dan rumput laut di NTT, serta percepatan elektrifikasi desa.

“Investasi ini tidak hanya membawa keuntungan ekonomi, tetapi juga membuka banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat,” kata Bahlil.

Gubernur NTT Melki Laka Lena menyambut baik program ini dan menegaskan kesiapan NTT untuk mendukung penuh percepatan investasi.

“Kami akan segera menyiapkan semua data dan kebutuhan agar program ini berjalan sesuai rencana,” katanya.

Menurutnya, dengan komitmen kuat dari pemerintah pusat dan daerah, NTT kini semakin dekat menjadi pusat industri garam, perikanan, dan energi di Indonesia.

Penulis: Ronis Natom

Bahlil Lahadalia Emanuel Melkiades Laka Lena Gubernur NTT Melki Laka Lena
Previous ArticleGubernur NTT dan Para Bupati Temui Menteri ATR Bahas Sertifikasi Tanah Gratis
Next Article Sempit dan Rawan Kecelakaan, Warga Usul Perbaikan Jalan Penfui-Baumata

Related Posts

Gubernur NTT Minta Aparat Penegak Hukum Profesional Usut Kematian Dokter Icha

29 Juni 2026

Jejak Rokok Ilegal Helium di Nagekeo: Beredar Bebas, Polisi Menunggu Laporan

12 Juni 2026

GAMKI NTT Luncurkan ‘Road to Event Academy’ untuk Cetak SDM Ekonomi Kreatif

29 Mei 2026
Terkini

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Kesuburan  “Tanah” Hidup: Sinergi Sabda, Hati, dan Kelestarian Ekologis

12 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.