Kupang, VoxNTT.com – Dewan Pimpinan Wilayah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi meluncurkan Klinik Hukum Partai Demokrat NTT, bertempat di Sekretariat DPD Demokrat NTT, Selasa, 9 September 2025. Peluncuran ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Partai Demokrat dan HUT ke-76 Susilo Bambang Yudhoyono.
Mewakili Ketua Panitia, Yosin Meol dalam sambutannya menyampaikan bahwa peluncuran klinik hukum ini menjadi salah satu kegiatan dalam rangka memeriahkan perayaan HUT partai.
“Bakti sosial, ke tiga panti asuhan dilaksanakan kemarin, 8 September 2025. Kami melaksanakan perlombaan catur antar-pengurus DPD Demokrat NTT,” kata Yosin.
Selain itu, panitia juga menggelar seminar mini terkait bantuan hukum gratis dan penyampaian materi perpajakan oleh Kantor Pajak Kota Kupang.
Klinik hukum ini diharapkan dapat memberikan akses konsultasi hukum gratis bagi masyarakat NTT yang membutuhkan, sekaligus menjadi bentuk kepedulian nyata Partai Demokrat terhadap permasalahan hukum yang dihadapi masyarakat.
Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi NTT, Leonardus Lelo, dalam sambutannya menegaskan bahwa perayaan ulang tahun Partai Demokrat ke-24 dilakukan secara sederhana, namun tetap bermakna.
“Kesederhanaan ini diterjemahkan bukan berarti tidak boleh buat apa-apa, tapi harus buat apa-apa dan bermakna untuk rakyat sesuai dengan prinsip Partai Demokrat,” ujarnya.
Leonardus menambahkan bahwa prinsip keamanan dan perdamaian harus senantiasa tertanam dalam diri setiap kader Partai Demokrat.
“Maka kita bicara hukum, hari ini kami launching klinik hukum. Ketika kita bicara tentang kesejahteraan, bicara tentang demokrasi, bicara tentang perdamaian kita harus hadir dan dirasakan oleh masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh kader dan simpatisan Partai Demokrat untuk aktif memberikan pendidikan kepada masyarakat agar semakin sadar akan hak dan kewajiban dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Lebih lanjut, Leonardus menegaskan pentingnya menciptakan berbagai kegiatan yang mampu menumbuhkan pemahaman di kalangan rakyat, sekaligus membekali kader dan pengurus partai dengan wawasan yang lebih luas.
“Untuk itu prinsip maju bersama dengan berjuang bersama untuk memberi solusi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat,” pungkasnya.
Penulis: Ronis Natom

