Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»RSUD Borong Masih Butuh Tambahan Dokter Spesialis
KESEHATAN

RSUD Borong Masih Butuh Tambahan Dokter Spesialis

By Redaksi20 November 20251 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
RSUD Borong (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, VoxNTT.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi NTT rupanya masih membutuhkan tambahan dokter spesialis untuk memperluas layanan kesehatan kepada masyarakat.

Direktur RSUD Borong, dr. Kresensia Nensy mengatakan, saat ini jumlah dokter spesialis yang tersedia di RSUD Borong hanya 12 orang.

“Sementara kita punya 12 orang, masih butuh tambahan untuk meningkatkan akses layanan kesehatan dan penanganan pasien di RSUD Borong,” katanya, Kamis, 20 Nopember 2025.

Ia pun merinci dokter spesialis yang ada sekarang, yakni, spesialis anak berjumlah dua orang, spesialis, Obstetri dan Ginekologi (Kandungan) berjumlah dua orang, spesialis Bedah berjumlah dua orang, spesialis THT KL satu orang, spesialis penyakit dalam satu orang, dokter spesialis Patologi Klinik satu orang, spesialis Neurologi satu orang dan spesialis Radiologi satu orang.

Sementara dokter Anestesi saat ini berstatus pinjam dari RSUD Ruteng, Kabupaten Manggarai.

Dokter Kresensia juga menerangkan, tahun 2026 RSUD Borong akan melakukan pengembangan layanan menjadi RSUD layanan KJSU.

Layanan KKSU itu, kata Kresensia, upaya mewujudkan pemerataan layanan kesehatan berkualitas sekaligus mendukung Pemerintah Pusat melaksanakan program strategis nasional, yaitu KJSU-KIA (Kanker, Jantung, Stroke, Urologi- Kesehatan Ibu dan Anak) untuk rumah sakit-rumah sakit daerah.

Penulis: Berto Davids

Manggarai Timur Matim RSUD Borong
Previous ArticleTerpidana Kasus Persetubuhan Anak Asal NTT Ditangkap di Kebun Sawit Kalimantan Tengah
Next Article Bawaslu Tekankan Pentingnya Keterwakilan Perempuan di Struktur PAN Manggarai

Related Posts

Kasus Dugaan Korupsi Eks Kadis DP3AKB Manggarai Timur Didorong Masuk Ranah Hukum

23 Mei 2026

Warga Rana Mese Titip Harapan Jembatan Permanen di Wae Musur kepada DPRD Matim

22 Mei 2026

Kasus Kekerasan Anak di Manggarai Timur Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Kanal “Pro-Puan Matim”

20 Mei 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.