Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Melki Laka Lena Buka Rapat Evaluasi Penguatan Kelembagaan Kelompok Tani Hutan di Kupang
Regional NTT

Melki Laka Lena Buka Rapat Evaluasi Penguatan Kelembagaan Kelompok Tani Hutan di Kupang

By Redaksi9 Desember 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena, menghadiri Rapat Evaluasi Penguatan dan Pendampingan Kelembagaan Kelompok Tani Hutan yang digelar di Hotel Kristal, Kupang, Selasa, 9 Desember 2025.
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, VoxNTT.com – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena, menghadiri sekaligus membuka Rapat Evaluasi Penguatan dan Pendampingan Kelembagaan Kelompok Tani Hutan yang digelar di Hotel Kristal, Kupang, Selasa, 9 Desember 2025.

Kegiatan yang berlangsung 8–10 Desember ini diikuti Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Ondy Siagian, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Viktor Manek, para Kepala UPTD KPH se-NTT, penyuluh pendamping, serta perwakilan Kelompok Tani Hutan.

Dalam sambutannya, Melki mengapresiasi komitmen seluruh pihak dalam memperkuat kelompok tani hutan.

“Saya menyampaikan terima kasih atas komitmen semua pihak dalam mendukung penguatan kelompok tani hutan,” ucap Melki.

Ia menekankan bahwa hutan bukan hanya anugerah ekologis, tetapi juga sumber ekonomi yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, peran kelompok tani hutan penting dalam menjaga kelestarian serta mengembangkan usaha produktif berbasis hasil hutan.

Melki juga menyoroti dominasi produk luar daerah yang masih menguasai pasar lokal.

“Saya menekankan bahwa produk luar daerah masih mendominasi pasar kita,” kata Melki.

Padahal, menurut dia, NTT memiliki potensi besar, termasuk hasil hutan bukan kayu yang selama ini dikelola UPTD KPH bersama kelompok tani.

Melalui program One Village One Product (OVOP) dan One Forest One Product (OFOP), pemerintah mendorong pengolahan potensi lokal agar lebih serius dan bernilai tambah.

Ia juga mengusulkan pembentukan NTT Mart sebagai ruang promosi khusus untuk produk hasil hutan seperti mente, madu, minyak kayu putih, serta anyaman bambu, sehingga lebih mudah diakses pasar.

Dalam kerangka RPJMD 2024–2029 dengan semangat Ayo Bangun NTT, pemerintah menargetkan penguatan kapasitas bagi 81 Kelompok Tani Hutan agar lebih mandiri, inovatif, dan berdaya saing dalam mengelola hasil hutan bukan kayu.

“Dengan kolaborasi yang solid, kita optimistis potensi hutan dapat memberi manfaat yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat,” tutup Melki. [VoN]

Emanuel Melkiades Laka Lena Gubernur NTT Melki Laka Lena
Previous ArticleKejari Manggarai Selamatkan Rp1,18 Miliar Kerugian Negara pada 2025
Next Article Jaksa Geledah Poltekes Kupang terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop

Related Posts

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026

Pemkab Manggarai Barat Evaluasi Seluruh Destinasi Wisata Usai Insiden WNA Austria Terjatuh di Jembatan Gantung

30 Mei 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.